SIANTAR, HETANEWS.com - Sunanang Syahputra (22) warga Huta Andasari Kecamatan Tanah Jawa, Simalungun divonis 6 tahun denda Rp.1 milyar. Jika denda tidak dibayar diganti pidana penjara selama e bulan.

Ia dinyatakan terbukti membeli sabu untuk dijual, dan dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Vonis hakim diketuai Irwansyah Sitorus SH yang dibacakan dalam sidang Selasa (21/6/2022) lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, Sunanang dituntut 7 tahun denda Rp.1.820 Milyar subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Ester Rugun Hutauruk. Namun, terdakwa didampingi pengacara Erwin Purba dan Tommy Saragih telah bermohon agar hukumannya diringankan.

Terdakwa Sunanang ditangkap personil Satres Narkoba Polres Siantar di jalan Merdeka Kelurahan Pahlawan Siantar Timur pada Jumat, 28 Januari 2022 sekira pukul 19.30 wib.

Melihat petugas, terdakwa membuang kotak rokok Sampoerna di jalan Merdeka. Setelah disita berisi sepaket sabu seberat 1.03 gram (bruto). Tutur diamankan uang hasil penjualan sabu Rp.200 ribu dan hape merk Oppo.

Penangkapan yang dilakukan petugas berdasarkan informasi jika terdakwa sering menjual narkotika.

Sunanang mengakui jika sabu dibeli dari Dandi (DPO) sebanyak 2 gram seharga Rp.1,7 juta. Sebahagian dijual dan sisanya digunakan.

Hal yang membedakan terdakwa kata hakim, tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba. Sedangkan hal meringankan karena terdakwa bersikap sopan.

Terdakwa didampingi pengacaranya menyatakan menerima putusan tersebut. Hal senada diucapkan jaksa "terima yang Mulia,".