HETANEWS.com - Tahun ini kegiatannya adalah mengunjungi beberapa kota di Pulau Jawa, yaitu Surabaya, Probolinggo, Malang, Yogyakarta, dan Semarang. Ketua Prodi Manajemen Bisnis Pariwisata, Anisatul Auliya, mengatakan, seiring dengan pulihnya sektor pariwisata, maka industri pariwisata di Indonesia harus segera melakukan inovasi produk wisata dengan mengikuti pola perilaku wisatawan yang berubah sejak adanya pandemi Covid-19. Hal itu akan memberikan dampak positif pada meningkatnya jumlah devisa negara.

Perkembangan industri pariwisata di Indonesia yang sempat mengalami penurunan pada masa pandemi Covid-19, sekarang mulai menggeliat. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya jumlah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke berbagai tempat wisata di Indonesia.

Dengan dibukanya kembali sektor pariwisata di Indonesia, Program Studi (Prodi) Pariwisata, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) kembali menggelar Java Overland Tour 2022 yang berlangsung selama enam hari pada Senin (30/5) hingga Sabtu (4/6). Java Overland Tour 2022 merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan Prodi Pariwisata  sebagai bentuk implementasi mata kuliah dalam bentuk praktik lapangan mahasiswa.

“Salah satu upaya yang perlu disiapkan untuk meningkatkan citra pariwisata di Indonesia adalah dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten, adaptif dan inovatif. Sehingga, tenaga-tenaga kerja terdidik dan profesional akan mampu memberikan pelayanan yang sangat baik kepada wisatawan. SDM seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia agar meningkatkan jumlah wisatawan, terutama di periode recovery dari pandemi Covid-19 ini,” ujar Auliya.

Lebih lanjut Auliya menjelaskan, kegiatan Java Overland Tour 2022 ini diikuti mahasiswa Prodi Pariwisata Vokasi UI angkatan 2020 dan didampingi dosen, serta praktisi aktif yang telah tersertifikasi pada bidang kepemanduan wisata. Seluruh rangkaian perjalanan ini dikelola dan direncanakan oleh mahasiswa, sehingga mereka mempraktikkan secara langsung peran dari tour planner.

“Selain itu, selama perjalanan mahasiswa mempraktikkan peran tour leader, travel writer, serta tour guide secara bergantian. Kegiatan ini untuk menerapkan secara langsung mata kuliah yang telah didapatkan, seperti Teknik Pemanduan Wisata; Pengantar Operasi Perjalanan Wisata; Pengantar Pariwisata; Pengantar Akomodasi dan Restoran; dan Pengantar Bisnis Perjalanan Wisata. Melalui kegiatan ini, kami mampu melihat secara langsung keterampilan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi insan pariwisata yang profesional,” kata Auliya.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, sangat mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sesuai dengan penerapan kurikulum Vokasi UI yang menekankan lebih banyak praktik daripada teori. Sehingga, menjadikan mahasiswa memiliki kemampuan yang memadai untuk terjun langsung ke dunia industri setelah lulus.

“Sebagai pencetak lulusan siap kerja, kami berusaha memberikan dukungan kepada mahasiswa melalui berbagai pembelajaran praktik yang juga menghadirkan banyak praktisi di bidangnya, serta program-program yang dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dan siap menghadapi dunia kerja setelah lulus,” ujar Padang.

Selama kegiatan Java Overland Tour 2022, mahasiswa mengunjungi beberapa objek wisata, di antaranya Kawasan wisata Gunung Bromo, Candi Singasari, Museum Trowulan,  Candi Prambanan, Candi Borobudur, Sam Poo Kong,  serta sightseeing di beberapa kawasan wisata di Surabaya, seperti Suro and Boyo Statue, Bungul Park, Surabaya Submarine Monument, Red Bridge, Suramadu Bridge, dan di kawasan Lawang Sewu, Semarang.