HETANEWS.com - Sebagai salah satu universitas mitra yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia dalam G20, Universitas Indonesia (UI) memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat peran Indonesia dalam memimpin pembahasan isu-isu strategis pada tiga bidang prioritas pada KTT G20 2022, yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi berbasis digitalisasi, dan transisi energi. Sebagai bentuk konkret peran tersebut, UI akan mengadakan konferensi internasional bertema “Boosting Indonesia’s Role in G20 Presidency 2022” pada Rabu-Kamis, 15-16 Juni 2022, pukul 08.00 – 17.30 WIB yang dilaksanakan secara luring dan daring, di Hotel JW Marriott, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui YouTube UI.

Pembicara yang akan hadir berasal dari Harvard University; Australia National University; University of California, Berkeley; Griffith University; Peking University; dan UI. Pada acara konferensi internasional ini, Presiden Joko Widodo akan menyampaikan opening remark, sementara welcoming remark akan disampaikan oleh Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro.

 Keynote speech akan diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, yang juga anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI; G20 Study Center, University of Toronto, Canada, Prof. John Kirton; Co Sherpa G20 Indonesia, Dr. Edi Prio Pambudi; dan Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional, Dr. Wempi Saputra.

Pada hari pertama, kegiatan inti akan dibagi menjadi empat sesi paralel dengan format diskusi panel antara para peneliti, Tim Pakar UI untuk G20, dan para stakeholders yang mengusung berbagai subtema, yaitu Global Health Architecture, Energy Transitions, Economic and Digital Transformation, dan T20 Priority Topic. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan output berupa rekomendasi kebijakan yang bertujuan untuk memastikan bahwa tujuan yang telah ditetapkan oleh Presidensi G20 Indonesia memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat Indonesia dan masyarakat global.

Sementara pada diskusi panel di hari kedua terdapat dua sesi. Sesi pertama dengan subtema Recommendation to Indonesia G20 Priority Issues (in collaboration with T20) diisi oleh tiga narasumber diantaranya Prof. Rifat Atun (Harvard University), Prof. Frank Jotzo (Australia National University), dan Prof. Glenn A. Woroch (UC Berkeley). Kemudian diskusi panel sesi kedua menampilkan pembicara Prof. Andrew O'Neil (Griffith University), Prof. Zha Daojiong (Peking University), dan Prof. Evi Fitriani (Universitas Indonesia) dengan subtema Geopolitical Conditions Affecting G20 2022. Sesi kedua ini dimoderatori oleh dosen Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Dr. Makmur Keliat.