HETANEWS.com - Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah resmi hadir melayani konsumen di Parapat sebagai salah satu Kota Wisata di kawasan Danau Toba.

Sejak beroperasi tanggal 22/04/22, SPKLU yang berlokasi di Jalan Bangun Dolok tepatnya di areal kantor PLN Unit Parapat ini telah mengisi 7 kali mobil listrik pelanggan hingga hari ini, Kamis (09/06/2022).

Hal ini disampaikan Manager PLN Unit Parapat Janno Elveri Marbun mengatakan, saat ini kantor Parapat belum bisa mengeluarkan data valid karena masih kantor medan yang bisa melakukan pengecekan data.

"untuk angka valid masih menunggu informasi dari medan dulu lae, karena ini seingatku masih mobil listrik milik PLN yang telah melakukan charging disini, dan bukan merujuk ke jumlah mobil, tapi kebeberapa kali mobil ngecas di sini," ujar Marbun.

Dia juga menjelaskan bahwa SPKLU ini menggunakan piranti 25 kW atau setara 35 A saat beroperasi dengan rata-rata waktu pengisian daya dari 0-100 persen sekitar 2-3 jam karena menggunakan teknologi Fast Charging, katanya.

Konsumen bebas dan bisa langsung melakukan pengecasan kendaraannya di SPKLU Parapat dan terbuka selama 24 jam penuh.

Namun sistem pengecasan, harus memiliki aplikasi Charge.IN terlebih dahulu agar bisa dilakukan registrasi untuk pembayarannya sendiri di ponsel pelanggan. 

Dikutip dari laman pln.co.id bahwa transaksi dilakukan secara nontunai melalui LinkAja, sedangkan pengisian baterai DC cukup dengan Scan QR Code yang tersedia di SPKLU, lalu masukkan berapa kWh yang akan diisikan ke mobil listrik dan akan terlihat berapa biaya yang harus dibayar. Sedangkan Untuk biayanya, disebutkan rata-rata pengisian dari 50 persen ke 100 persen tidak lebih dari Rp 70.000.