HETANEWS.com Plt Wali Kota Siantar dr Susanti Dewayani menyampaikan tujuan utama dibentuknya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat [LPM] untuk meningkatkan prakarsa dan swadaya masyarakat dalam menjalankan program pembangunan secara partisipatif.

Hal itu disampaikan saat Musda DPD LPM Kota Siantar periode 2022-2027 di Siantar Hotel, Minggu 5 Juni 2022.

"Untuk itu saya berharap Musda LPM Kota Siantar ini, selain untuk mencari kepemimpinan yang baru, juga bertujuan mengevaluasi jalannya organisasi,” kata Susanti dalam sambutanya yang dibacakan Kaban Kesbangpol.

Ketua panitia sekaligus Mandataris, Zainul Arifin Siregar mengatakan Musda terselenggara berdasarkan mandat DPD LPM Sumut.

"Perlu diketahui, sebelum musda ini dilaksanakan, kita telah melakukan koordinasi dan konsultasi terhadap delapan kecamatan se-Kota Pematangsiantar,” kata Zainul dalam siaran pers Kominfo Siantar.

Selain kuasa yang diberikan DPD LPM Sumut, pihaknya juga memberikan mandat kepada ketua dan sekretaris LPM kecamatan se-Kota Siantar.

"Nanti sebelum musda ini dilaksanakan, dimohon kepada Ketua DPD LPM Provinsi Sumatera Utara Drs H Hasnan Said bisa mengukuhkan 8 LPM Kecamatan,"ucapnya,

Ketua DPD LPM Provinsi Sumut Drs H Hasnan Said menyampaikan, LPM merupakan mitra kerja pemerintah, antara lain dalam bidang pemerintahan, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, dan ketertiban umum.

Pengurus terpilih nantinya, bisa melihat penjabarannya pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 114 Tahun 2014, yakni bagaimana peranan LPM di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, Hasnan Said menyampaikan, sebagai mitra pemerintah, para pengurus yang memegang mandat nantinya bisa memberi pencerahan di tengah-tengah masyarakat.

"Jadi LPM harus mempunyai profil daerah agar mengetahui tahapan-tahapan pembangunan yang akan dilaksanakan,” kata Hasnan.

“Saya yakin LPM di Pematangsiantar akan berjalan dengan baik sebagai mitra pemerintah,”tutupnya.