TEBING TINGGI, HETANEWS.com - Oknum Polisi inisial JVAT (35) digerebek petugas Sateresnarkoba Polres Tebing Tinggi saat menggelar pesta narkoba jenis sabu. Dia menggelar pesta narkoba bersama tiga orang laki-laki. JVAT bertugas di Polres Pakpak Bharat.

Tiga temannya yakni HG alias Olan (48) warga Jalan Kesatria Kelurahan Damar Sari, MS alias Sani (46) warga Satria Asrama Kodim 0204/DS Kelurahan Damar Sari, dan ISS alias Udin (37) warga Jalan Ir H Juanda Gang Abadi Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto mengatakan, keempat penyalahguna narkoba tersebut ditangkap di kamar belakang milik tersangka HG alias Olan di Jalan Kesatria Lingkungan II Kelurahan Damar Sari Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi pada Jumat (20/5/2022) pukul 22.30 Wib.

"Para tersangka ditangkap saat sedang pesta sabu di dalam ruangan belakang rumah Olan di Jalan Ksatria Lingkungan II Kelurahan Damar Sari Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi. Saat melakukan penangkapan terhadap keempatnya, ditemukan sejumlah barang bukti barang terlarang di atas spring bed yang ada di dalam ruangan belakang rumah," ujar Agus, Kamis (26/5/2022).

Dari tangan para tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu bungkus plastik transparan yang berisi serbuk kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu, dengan berat kotor (brutto) 24 gram dan berat bersih (netto) 23,22 gram, satu buah kaca pirex yang berisi bakaran serbuk kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu.

Setelah dilakukan penimbangan, berat kotor (brutto) 1,24 gram dan berat bersih (netto) 0,14 gram, satu bungkus bekas plastik mie instan goreng, dua bungkus plastik klip kosong, satu perangkat alat hisap sabu (bong), satu buah mancis warna hijau dan satu buah mancis warna kuning yang terpasang jarum suntik.  

Saat diinterogasi, para tersangka mengatakan sabu dan barang bukti lainnya adalah milik Olan. Selanjutnya keempat tersangka bersama barang bukti diboyong ke Satres Narkoba Polres Tebing Tinggi untuk diperiksa dan ditahan.

Akibat perbuatan itu, keempat tersangka dijerat pasal 114 ayat (2), subsider pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

Sumber: inews.id