MEDAN, HETANEWS.com - Pemprov Sumut mengusulkan enam nama untuk mengisi jabatan Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Tengah dan Pj Wali Kota Tebing Tinggi.

Usulan itu ternyata ditolak, Kementerian Dalam Negeri lebih memilih Yetty Sembiring dan Muhammad Dimiyathi yang merupakan sekretaris daerah di sana untuk menjadi Pj kepala daerah.

Penunjukan Pj kepala darah dilakukan karena masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Tapteng dan Wali Kota-Wakil Wali Kota Tebing Tinggi telah berakhir. Tidak seperti Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi yang menunda pelantikan Pj bupati karena tidak sesuai dengan usulan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi justru tetap melantik dua Pj kepala daerah yang bukan pilihannya. Menurut Edy, dia loyal dengan keputusan pimpinan.

Eks Pangkostrad itu mengaku loyal dengan keputusan pemerintah pusat. Sebab, Edy menyebut dirinya adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah.

"Bukan legowo tapi loyalitas, tadi kan saya bilang loyalitas adalah segala-galanya, loyalitas adalah kehormatan, loyalitas adalah syarat untuk pertama masuk surga," ujarnya di Medan, Selasa (24/5/2022).

Edy merasa dirinya adalah bawahan dari pemerintah pusat. Maka dari itu dia harus loyal dengan atasan. Ketika loyal dengan pimpinan dia yakin doa Tuhan turut menyertainya.

"Bukan soal ditolak atau tidak ditolak, tapi gubernur adalah salah satu bawahannya dari Jakarta, bawahan itu harus loyal kepada atasan, kalau sudah loyal berarti doa Tuhan menyertainya," tuturnya.

Dia mengaku untuk calon Pj kepala daerah yang habis masa jabatannya telah diusulkan masing-masing tiga nama. Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan Mendagri.

"Begini pada dasarnya saat itu menteri dalam negeri memberikan surat ke gubernur untuk menyiapkan calon, tiga calon masing-masing kabupaten/kota. Dari Sumatera Utara saya memerintahkan staf saya anda cari orangnya saya tidak menentukan," sebutnya.

Ada beberapa syarat atau kriteria yang ditetapkan oleh dirinya untuk memilih calon Pj kepala daerah. Pertama tidak pernah menjadi Pj atau pelaksana tugas kepala daerah sebelumnya. Kedua, punya jabatan definitif eselon II dan paham akan kondisi wilayah.

"Tapi koridornya saya yang menentukan, yang pertama adalah orang itu eselon II yang belum pernah menjabat baik itu pelaksana tugas maupun Pj di kabupaten dan kota. Karena itu menambahkan ilmu bagi kepala dinas. Kedua, adalah usia yang mumpuni karena ini jabatan yang cukup panjang, dikatakan memang satu tahun per satu tahun dan per tiga bulan dikaji, tapi waktunya itu dua setengah tahun sampai November 2024, yang ketiga adalah orang tersebut orang yang menguasai wilayah itu," jelasnya.

"Yang paling penting bagi saya orang yang memimpin di wilayah itu kalau sudah tak bisa dia memimpin pasti gubernur nanti orang pertama yang paling komplain, itu yang paling penting," katanya.

Kepada Yetty Sembiring dan Muhammad Dimiyathi, Edy berpesan untuk tetap menjaga amanah yang telah diberikan. "Lakukan amanah ini dengan baik, pastikan kehadiran kalian menjadi menambah kesejahteraan rakyat," katanya.

Edy mengatakan ada perbedaan kewenangan antara pejabat politik dengan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk itu dia akan mengadakan rapat dengan forkopimda untuk mengawal dan memastikan itu.

"Tadi saya sudah sampaikan langsung kepada forkopimda khususnya kapolda, nanti kami akan rapat forkopimda karena ini harus dikawal, berbeda wewenang pejabat politik dan pejabat ASN," ujarnya.

Selain itu Edy juga mengingatkan keduanya untuk tidak bicara politik praktis karena ASN sudah diatur dalam UU. No 5 Tahun 2014.

"Tadi disampaikan bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah di daerah, saya punya wewenang di sana, saya punya forkopimda di situ dan saya perintahkan kalian berdua, saya yang sudah lantik kalian berdua, tidak ada kalian berdua berbicara tentang politik praktis," katanya.

Pj Bupati Tapteng Yetty Sembiring meminta dukungan seluruh masyarakat untuk menjalankan tugas. "Doakan saya tetap sehat untuk menjalankan tugas sebagai Penjabat Bupati Tapteng. Keberhasilan Pemkab Tapteng tidak akan terjadi jika tidak ada dukungan seluruh masyarakat," tutur Yetti.

Yetti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bakhtiar yang sudah mempercayakannya beberapa jabatan di Pemkab Tapteng.

"Artinya saya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pak Bakhtiar, karena beliau memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya. Mulai dari beliau mempercayakan saya sebagai ajudannya, beliau terus memperhatikan kinerja saya hingga hari ini saya dilantik," jelasnya.

Sumber: detik.com