MEDAN, HETANEWS.com - Penjual sarapan pagi lontong Bu Sri di Taman Cadika, Jalan Karya Wisata, Medan Johor, meminta perhatian Wali Kota Medan, Bobby Nasution.

Pasalnya, lapak dagangannya terancam digusur oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Permintaan yang disampaikan Sri menyusul kedatangan Sekretaris Dispora bersama Satpol PP pada Senin 23 Mei 2022.

Sri mengaku, penertiban yang hendak dilakukan terkesan tebang pilih. Dispora Medan selaku pengelola Taman Cadika dituding hanya menertibkan usaha yang dimilikinya dan satu unit usaha lainnya, namun tidak untuk beberapa usaha lainnya.

"Kasihanilah kami hanya pedagang kecil yang mencari hari ini untuk hari ini. Saya minta perhatian Wali Kota Medan agar kami bisa tetap berjualan di sini (Taman Cadika)," kata Sri, Rabu (25/5/2022).

Sri mengaku usaha lontong yang dikelolanya bersama suami sudah beroperasi 3 tahun. Usaha itu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluargannya.

"Kepada bapak Wali Kota Medan (Bobby Nasution), kami mohon la pak, kiranya kami masih bisa berada di sini. Berilah keadilan, karena kita rakyat kecil," ujar Sri.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Medan Sudari ST menilai, rencana Dispora itu sangat bertentangan dengan program Wali Kota Medan.

Sebab, saat ini Bobby justru sedang fokus dalam menumbuhkan kembali perekonomian dengan memberdayakan UMKM sebagai ujung tombak perekonomian masyarakat.

"Kita tidak tahu pasti rencana tujuan (penggusuran) untuk apa. Tapi yang pasti rencana itu jelas bertentangan dengan program Wali Kota Medan," ujarnya.

Ketua Fraksi PAN DPRD Medan menyarankan kepada Kadispora Kota Medan Pulungan Harahap untuk segera membatalkan rencana itu.

"Intinya selama keberadaan pelaku UMKM ini tidak mengganggu ketentraman masyarakat. Dispora seharusnya tidak mempermasalahkan hal itu," jelasnya.

Terkait rencana Dispora yang ingin menata Taman Cadika agar berfungsi dengan lebih baik sebagai sarana edukasi, olahraga, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Sudari mendukung hal itu.

Sebagai pengelola Taman Cadika, Dispora berhak untuk menatanya supaya lebih baik. Namun bukan berarti langsung mengambil rencana penggusuran.

“Ya silakan ditata, bukan digusur. Siapkan tempat yang lebih representatif bagi pelaku UMKM di Taman Cadika. Ditata agar tidak menggangu fungsi taman," tukasnya.

sumber: suara.com