SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Pelajar inisial DMJT (21) diduga mengakhiri hidupnya lantaran tak ingin membebani keluarga. Sebelum mengakhiri hidupnya, ia sempat mengirim pesan kepada saudaranya. 

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Aribowo mengatakan, sebelumnya DMJT sempat mengirim pesan singkat kepada abangnya yang berada di Kalimantan.

Pesan yang dikirimnya berisi "Pergilah aku ya Bang, sehat-sehat kalian semua biar gak ada lagi beban kalian," tulis DMJT kepada saudaranya itu.

Kemudian saudaranya meminta tolong kepada seseorang inisial AF untuk melihat DMJT di kediamannya di Nagori Simantin Pane Dame, Kecamatan Panei.

Baca juga: Penandatanganan WBK/WBBM Kejari Simalungun Siap Melayani Sepenuh Hati

Saat AF datang kerumah dan mengetuk pintu, tidak ada respon sama sekali dari dalam rumah. Saat AF masuk DMJT ditemukan dalam keadaan gantung diri di dalam rumah. 

"Karena tidak ada respon, AF langsung mendobrak pintu rumah. Setelah berhasil, AF melihat korban sudah tergantung di dapur, disitu AF berteriak minta tolong sehingga mengundang para warga datang ke rumah korban," kata Aribowo, Senin (23/5/2022).

Oleh Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun dilakukan pemeriksaan luar dan meminta beberapa keterangan saksi di lokasi. Hanya saja  pelajar yang duduk di kelas XII SMA itu mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Baca juga: Petani Sawit Di Bosar Maligas Lega Ekspor CPO Dibuka