BATU BARA, HETANEWS.com - Dengan di cabutnya kebijakan Larangan eksport CPO oleh Presiden RI , Joko Widodo dan telah membuat kebijakan membuka kembali ekspor minyak goreng dan juga Crude Palm Oil (CPO) mendapat apresiasi dari para petani serta pengusaha sawit di Sumatera Utara (Sumut).

Juga di Kabupaten Batu Bara, Sunardi (44) warga Dusun 2 Desa Lubuk Cuik dan Farizal (46) warga Dusun 6 Desa Gunung Bandung Kec. Lima Puluh Pesisir Kab. Batu Bara mengucapkan banyak Terima kasih khususnya kepada Presiden Joko Widodo yang telah mencabut larangan ekspor CPO, dan membuka kembali kran eksport CPO ke luar Negeri.

Dengan di buka nya kembali kran eksport CPO di harapkan dapat menaikkan kembali harga Tandan Buah Sawit (TBS) yang sempat turun Dua bulan terakhir, dan semoga petani sawit di Sumatera Utara semakin sejahtera," ucap Sunardi, Minggu (22/5/2022)

Lanjutnya, Hal kelangkaan Minyak Goreng dalam Negeri kan dapat di atasi oleh Tim Pengawasan, untuk mengawasi stok sesuai dengan kebutuhan dalam Negeri agar tidak terjadi lagi hal kelangkaan Minyak Goreng.

Kan Negeri ini banyak Pabrik Minyak Goreng dan  Perkebunan Sawit yang terluas di Dunia, Kenapa bisa susah / Langka pula Stok Minyak Goreng di dalam Negeri, sangat Aneh... Bukan..?

Dan kebijakan Presiden Joko Widodo membawa angin segar kepada kami petani sawit kecil. Semoga kedepannya harga buat sawit meningkat dan petani semakin sejahtera," Pungkas Sunardi.

Diketahui dari berbagai sumber, Dengan Pertimbangan bahwa sebanyak 17 juta orang termasuk Petani sawit bergantung dengan industri sawit maka Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut kebijakan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan minyak goreng mulai Senin 23 Mei 2022.