JAKARTA, HETANEWS.com - Raffi Ahmad mengaku pernah menjadi korban penipuan. Kepada Uya Kuya, Raffi menceritakan modus penipuan yang dialami sampai membuatnya kini lebih berhati-hati menaruh kepercayaan kepada orang lain.

Kejadian penipuan tersebut terjadi setelah Raffi baru menikah dengan Nagita Slavina sekitar 2015. Ketika mereka berada di Bali, Raffi tiba-tiba dihubungi oleh pelaku untuk panggilan pekerjaan dan dijanjikan akan menerima honor selama dua hari. Raffi akhirnya memenuhi panggilan tersebut.

"Bodohnya gue waktu itu karena gue orangnya gampang percaya, dia benar-benar meyakinkan kita," kata Raffi di kanal YouTube Uya Kuya TV yang diunggah pada Jumat, 20 Mei 2022.

Namun Raffi tidak kunjung menerima honor seperti perjanjian awal. Pelaku sempat menunda berkali-kali saat Raffi meminta haknya. Meski sempat curiga, Raffi masih mencoba berpikiran baik karena pelaku masih dengan mudah dihubungi.

Raffi akhirnya menyadari sedang ditipu setelah mendatangi alamat yang diberikan pelaku untuk mengambil honornya. Ternyata pelaku memberikan alamat palsu kepada Raffi.

Selebritas Raffi Ahmad membidik sasaran saat mengikuti Lomba Menembak Piala Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) 2022 dalam kelas ekshibisi 'Dueling Plate' di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Ahad, 13 Maret 2022. Kejuaraan menembak yang merupakan rangkaian Hari Bakti ke-76 Paspampres tersebut diikuti sekitar 800 peserta dari TNI/Polri dan sipil. ANTARA/M Risyal Hidayat

Setelah diselidiki ternyata memang benar orang tersebut justru ingin menikmati sendiri uang yang seharusnya menjadi hak Raffi. Pria 35 tahun ini juga mengakui bahwa ia juga melakukan kesalahan karena tidak menandatangani kontrak di awal.

"Dia itu kayak dapat duit waktu itu nilainya zaman dulu ya lumayanlah ratusan juta, sama dia dikekep sendiri, terus dia mungkin berpikir emang salahnya gue (Raffi) juga enggak pakai kontrak," kata Raffi. Pada akhirnya Raffi tetap mendapatkan honor yang dijanjikan.

Raffi memberikan pesan kepada para penipu di luar sana yang masih terus melancarkan aksinya hingga merugikan orang lain.

"Capeklah hidup, enggak usah nipu-nipu, ngapain sih kalian harus menipu, udah enggak berkah, kalau ketahuan malu, udah gitu ada ganjaran juga ini negara hukum," kata Raffi.

Menurut Raffi, banyak akibat yang harus ditanggung dan justru akan mempersulit hidup sendiri. "Jadi ya lebih baik cari yang halal-halal ajalah, kalau kalian menipu itu kalau ketahuan, satu malu, kedua kepercayaan sama orang juga udah enggak dapat lagi, mau ngapain? Udah susah," katanya.

"Hidup pasti akan naik turun, saat kita di atas kita enggak boleh lupa, saat kita di bawah yang mungkin kita instrospeksi diri jangan jadi nipu, jangan lebih besar pasak daripada tiang."

Raffi Ahmad dan Uya Kuya masih menjadi perbincangan hangat setelah diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan Medina Zein.

Denise Chariesta mengatakan, KTP Raffi Ahmad dipakai oleh Medina Zein untuk menipu pabrik kosmetik dengan menawarkan ayah dua anak itu sebagai brand ambassador. Sementara Uya Kuya menjadi korban dugaan penipuan perjanjian jual beli mobil oleh Medina Zein.

Sumber: tempo.co