SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Terdakwa  Hermanto Manik (30) warga Dusun II Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, diadili atas kasus penganiayaan. 

Kali ini ia disidangkan karena melakukan penganiayaan terhadap Kanit Intelkam Polsek Parapat, Ipda Rudi Simanjuntak.

Peristiwa itu terjadi ketika Rudi sedang piket lalu menerima informasi dari warga jika ada pengancaman dengan parang. 

Lalu ia bersama Aiptu San Heppy Manullang dan Briptu Josua Marpaung menuju lokasi di Dusun II Sibaganding pada Rabu, 9 Februari 2022 sekitar pukul 20.00 WIB.

Disana mereka melihat warga sudah berkerumun dan Hermanto sedang memegang parang. Warga bersama petugas berusaha mengamankan dia namun ada perlawanan. 

Rudi terus berupaya mendekat ingin menyelamatkan korban, namun mendapat serangan parang oleh Hermanto. Ia menangkis parang dengan tangannya hingga terluka. 

Sementara Hermanto kembali masuk ke dalam gubuk dan polisi memerintahkan warga untuk mendobrak pintu. 

Oleh polisi, akhirnya Hermanto ditembak pada lengan bagian kiri hingga parang yang dipegangnya terjatuh dan ia pun dibekuk.

Saat dikonfirmasi, Jaksa Penuntut Umum [JPU] Herman Ronald Mauritz mengatakan Hermanto melawan petugas serta melakukan kekerasan. Ia dijerat dengan pasal 351 (1) KUHP atau subsider pasal 212 KUHP. 

"Agenda persidangan sudah mendengarkan keterangan saksi-saksi. Selanjutnya akan didengar keterangan terdakwa dan juga tuntutan hukuman. Sidang akan kembali digelar pada Selasa (24/5/2022) mendatang," kata Herman, Jumat (20/5/2022) 

Diketahui, Hermanto pernah dihukum atas kasus serupa. Pria asal Sibaganding itu dihukum 9 bulan penjara pada 2 September 2021. 

Baca juga: Malam Mencekam di Sibaganding, Polisi Terluka Satu Orang Ditembak