BINJAI,  HETANEWS.com - Pengguna media sosial ramai membicarakan tentang adanya video dua anggota organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) tengah meminta uang kepada pengelola Sawah Lukis di Kota Binjai.

Dalam video yang beredar, dua anggota OKP itu terlihat memakai seragam kebanggannya. Mereka membawa proposal, lalu minta duit karena alasan ingin pelantikan.

Pemilik Wisata Sawah Lukis, Ahmadi mengatakan, dua orang anggota OKP itu datang, Kamis (19/5/2022) siang. Mereka menyodorkan proposal berlogo organisasi tempat mereka bernaung, dengan alasan ingin melaksanakan pelantikan. 

"Tadi siang itu mereka datang. Saya dengar dari anggota, mereka ngasih proposal untuk pelantikan," kata Ahmadi, melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (19/5/2022). 

Ahmadi mengatakan, memang pengutipan semacam ini tidak dilakukan tiap bulan. Tapi Ahmadi mengaku sangat menyesalkan aksi ini. 

"Organisasi yang telah terdaftar kan ada uang pembinaan dari pemerintah, belum lagi dukungan lain dari pemerintah," ucapnya. 

Karena mendapat pembinaan dari pemerintah, kata dia, jangan lagi anggota OKP membebankan para pelaku Usaha, Kecil dan Menengah (UKM) seperti mereka.  Sebab, di saat-saat seperti ini, pastinya seluruh UKM yang ada di Kota Binjai terdampak pandemi Covid-19. 

"Kami sebagai pelaku UKM jangan lagi lah dibebankan, dengan sumbangan dan lain-lain," ungkapnya. 

Dirinya berharap, aparat penegak hukum dapat memberi kejelasan kepada masyarakat, mengenai adanya kutipan dari OKP kepada pelaku UKM.

Berkaitan dengan kasus ini, Tribun-medan.com masih berupaya mengonfirmasi pejabat kepolisian di Polres Binjai. Sementara itu, sejumlah warga dan pengguna media sosial meminta agar aparat penegak hukum, khususnya polisi segera bertindak.

Warga meminta agar anggota OKP seperti ini diamankan saja. Sebab, menurut warga, bagaimana pelaku usaha bisa nyaman menjalankan bisnisnya, kalau dimintai uang seperti ini.

Sumber: tribunnews.com