SIANTAR, HETANEWS.com - Plt Walikota Siantar dr Susanti memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada 1 Mei dengan kegiatan seremonial. Perayaan itu digelar di lapangan GOR Kota Siantar, Senin (16/5/2022).

Adapun perayaan May Day tersebut diundur lantaran pada 1 Mei bertepatan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan seremonial ini diklaim sebagai bentuk peringatan kaum buruh untuk mencapai cita-citanya yang selama ini berjuang dalam hal berkarya.

“Pada hari ini, Serikat Pekerja berkumpul merayakan Hari Buruh Internasional semoga para buruh bisa bersatu dalam  menyampaikan tuntutan dan para pengusaha bisa kooperatif terhadap keberadaan hal-hal yang menjadi keluhan-keluhan yang menjadi beban pikiran kaum buruh,” kata dr Susanti dalam keterangan Diskominfo Siantar.

Dalam sambutannya itu, Susanti mengatakan peringatan Hari buruh Sedunia pada dasarnya dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan pentingnya komitmen guna membangun kembali hubungan industrial yang bermartabat dan memupuk hubungan dunia ketenagakerjaan yang harmonis antara

pekerja, pengusaha, serta pemerintah (Tripartit), sekaligus sebagai momentum  untuk mengurai permasalahan dan problematika ketenagakerjaan serta gejolak yang berhubungan dengan ketenagakerjaan yang terjadi selama ini.

Baca juga: MUI Siantar Gelar Silaturahmi Harapkan Kerukunan Umat Beragama

Dengan demikian akan tercapai win-win solution dan keharmonisan antara pengusaha dengan pekerja. 

Apalagi jika mengingat kedua belah pihak pada dasarnya bukan bersaing, melainkan mitra yang harus berjalan beriringan, serta di antara keduanya harus terjadi simbiosis mutualisme.

Lebih dari itu, Peringatan Hari Buruh seDunia setiap tahunnya, secara esensi memiliki makna yang begitu mendalam bagi seluruh pekerja, yaitu memberikan pelajaran dan semangat perjuangan yang begitu berharga bagi seluruh pekerja, 

untuk mampu menghadapi perubahan serta tantangan di tataran nasional, regional, dan global, terutama sejauh mana pekerja mampu untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan tenaga kerja.

Pandemi covid-19 yang terjadi sejak dua tahun lalu tidak dipungkiri telah menghantam berbagai sektor, termasuk dunia usaha. 

Tidak  sedikit perusahaan terpuruk dan terpaksa melakukan efisiensi, termasuk mengurangi jumlah pekerja. Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan. 

Pemerintah sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi beban masyarakat, termasuk para pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja. 

Rangkaian kegiatan seremonial ini diantaranya pemotongan Tumpeng  oleh Plt  Wali Kota Siantar sekaligus penyerahan  potongan tumpeng  kepada perwakilan  Serikat Buruh. 

Baca juga: Bulan Mei untuk Buruh, Karyawan, Pekerja yang Berkualitas