HETANEWS.com - Rumah kos di Desa Rundeng, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, yang dihuni sejumlah mahasiswi asal Nagan Raya, disatroni maling pada Rabu (11/5) malam sekira pukul 20.30 WIB. Satu unit sepeda motor berhasil dibawa kabur pelaku.

Sepeda motor jenis Scoopy yang terparkir di teras rumah kos yang tak jauh dari jalan raya itu hilang. Pemilik mengetahui adanya barang hilang usai diberitahukan teman satu kosnya yang lain.

"Kita di dalam kamar, motor terparkir di luar, di teras rumah, ada tiga motor yang ditaruh di sana. Kemudian ada yang baru pulang ke kos, tanya motor satu lagi kemana, saat itulah motor diketahui hilang,” kata Dewi Muayah, pemilik motor pada Kamis (12/5).

Tak menunggu lama, ia bersama rekannya segera menyisir sekitar lokasi kejadian, berharap motor yang dibawa kabur maling yang belum diketahui itu bisa ditemukan

Namun sesudah mencari sekitar satu jam lebih, kata Dewi, motor miliknya tak kunjung ditemukan. Sehingga ia ditemani teman-temannya pun mendatangi Polres Aceh Barat untuk membuat melaporkan peristiwa tersebut.

"Sebelumnya pernah juga kejadian satu handphone hilang di dalam kos, itu sudah agak lama. Tiba-tiba sekarang malah motor hilang, sudah rawan daerah sini, padahal padat penduduk,” sebutnya.

Sembari melapor, pesan singkat via aplikasi WhatsApp terus diedarkan, untuk memberitahukan informasi kehilangan sepeda motor tersebut.

Usai laporan itu juga, Unit Resmob Polres Aceh Barat langsung bergerak cepat untuk mengejar pelaku sehingga sekitar pukul 23.30 WIB seorang warga dalam Kecamatan Johan Pahlawan menghubungi pemilik. Warga tersebut menyampaikan bahwa dirinya melihat sepeda motor serupa dengan nomor polisi BL 3614-VAF disimpan di salah satu rumah.

Polisi pun langsung menuju ke lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan motor tersebut, dan benar saja sepeda motor milik Dewi Muayah ada di sana, namun pelaku berhasil melarikan diri.

"Untuk motor sudah berhasil ditemukan berkat informasi yang sudah disebarkan via group WhatsApp, BL-yan sudah dicopot sama pelaku, tapi pelaku masih belum tahu siapa,” ujar Dewi.

Kasat Reskim Polres Aceh Barat, AKP Parmohonan Harahap, mengatakan, saat ini polisi masih mengejar pelaku pencurian kendaraan bermotor tersebut. Meski belum tertangkap, aparat penegak hukum sudah mengantongi identitas terduga pelaku.

"Saat ini masih dalam pengungkapan siapa pencurinya, sementara sepeda motor sudah kita amankan. Informasi lebih lanjut nanti kita kabari lagi," ujarnya.

sumber: kumparan.com