SIANTAR, HETANEWS.com - Pekerja Ojek Online berhasil diringkus personil Sat Reskrim Polres Siantar di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (5/5/2022).

Pelaku yang diketahui berinisial RS ditangkap, lantaran telah mencabuli 2 anak kandungnya dan 1 orang ponaannya di kediamannya hingga salah satu anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), mengandung akibat perbuatan bejat ayah kandungnya sendiri. 

Menurut informasi yang didapat oleh awak media ini, terjadinya pencabulan yang dilakukan RS kepada 3 orang korbannya, dikarenakan tidak diberi jatah (bersetubuh) oleh sang istri Boru Hutajulu.

"Istrinya itu tukang tenun, jadi pelaku ini tidak pernah diberi jatah oleh istrinya. Karena menenun itu kan sampai malam jadi capek terus istrinya ini langsung tidur," terang warga sekitar kepada awak media, Rabu (11/5/2022).

Menurut keterangan dari warga sekitar kepada media, pencabulan yang dilakukan sang ayah kepada 3 orang korban, terkuak setelah salah satu anaknya yang masih duduk dibangku SMA mengadu kepada sang ibu sembari menyatakan kalau dirinya telah hamil.

"Anaknya mengadu sama mamaknya, terus bilang kalau anaknya itu hamil. Karena tau anaknya hamil, boru hutajulu itu kemudian melaporkan itu ke seorang Pendeta. Dan Pendeta itu menyarankan agar dia (Hutajulu) membuat laporan resmi ke Polres Siantar pada hari itu juga," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ketika istrinya membuat laporan ke Polres, kemudian Pendeta itu mendatangi suaminya ke kedai kopi dengan mengatakan kalau istrinya bermasalah dan sekarang istrinya sedang di Polres Siantar. Mungkin karena mendengar itu suaminya percaya dan ikut kepada Pendeta ke Polres Siantar, sehingga saat berada di kantor polisi suaminya itu langsung ditangkap.

Ditempat terpisah, Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Banuara Manurung ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, membenarkannya dan mengatakan kalau pelaku sudah ditahan di RTP Polres Siantar.

"Iya ada, pelaku mencabuli 2 anak kandungnya dan 1 ponakannya. Sekarang sudah kita tahan di sel tahanan Polres. Kalau istrinya ini cuman pekerja tenun,"pungkasnya singkat saat berada diruang Tipidkor.