LABUHANBATU, HETANEWS.com - Polisi menemukan seorang pria dengan kondisi tubuh terikat di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Pria yang merupakan warga Asahan itu, mengaku sebagai sopir truk yang menjadi korban perampokan yang dibuang ke lokasi tersebut.

"Kita temukan setelah menerima informasi dari masyarakat, yang mengaku mendengar suara minta tolong dari tempat itu," kata Kapolsek Bilah Hulu AKP Ramses Panjaitan kepada detikSumut, Senin (9/5/2022).

Ramses mengatakan pria tersebut ditemukan di Desa N-3, Kecamatan Bilah Hulu, pada Minggu (8/5) pukul 23.40 WIB. Bernama Sapdam Sandi Zulfikar (27), warga Aek Bange, Kecamatan Aek Loba, Asahan.

Saat ditemukan kaki, tangan dan mulutnya ditutup lakban serta diikat dengan tali plastik. Selain itu celana pendeknya juga diturunkan ke bawah, dengan tujuan untuk mempersulit gerak.

Kepada polisi, Sapdam mengaku merupakan seorang sopir truk bermuatan sawit, yang telah dirampok sekelompok orang. Perampokan itu terjadi diAek Loba, Asahan, pada Minggu (8/5) sore kemarin.

"Berdasarkan pengakuannya, perampokan itu dilakukan di Aek Loba, Asahan oleh enam orang. Pelaku menggunakan alat seperti senjata api. Setelah ditodong dan dilumpuhkan, perampok itu kemudian mengambil alih truknya dan kabur bersama sawit sebanyak 8 ton tersebut," ujar Ramses.

Saat peristiwa terjadi, Sapdam sedang mengantarkan buah sawit dari Aek Bange menuju pabrik, yang berada di Aek Loba. Ketika itu, dia berkendara seorang diri tanpa didampingi kernet.

"Sedangkan dia, dipindahkan perampok ke mobil mereka, hingga akhirnya dibuang di Desa N-3, Labuhanbatu. Mobilnya Terios warna silver," imbuhnya.

Kapolsek mengatakan hingga siang ini, Sapdam masih berada di Polsek Bilah Hulu. Menurutnya polisi masih mendalami keterangan yang diberikan Sapdam.

Sumber: detik.com