HETANEWS.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat Hinca Panjaitan menceritakan kisahnya membangun rumah aspirasi di tengah perladangan hingga mempekerjakan warga lokal.

Hinca juga mengisahkan pengalamannya selama ikut antrian mudik saat Libur Lebaran 2022. Bagaimana kisah Hinca? simak cerita selengkapnya.

“Sebagai anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat saya mau berbagi informasi ya gaes. Informasi dari Rumah Aspirasi ku di tengah perladangan,” katanya.

Ia mengungkapkan Rumah Aspirasi itu berada di perladangan jauh dari ibukota kecamatan apalagi ibukota kabupaten. Lokasinya berada di pelosok nagori, dan jalan menuju ke lokasi dalam keadaan rusak.

Tiga tahun terakhir masyarakat lokal merasakan tekanan ekonomi yang melilit akibat pandemi covid 19.

“Saya putuskan bikin lapangan pekerjaan di ladang yang bisa menyerap tenaga kerja. Dan jadilah Ladang Demokrat yang mempekerjakan total 214 warga masyarakat secara bergantian perempuan dan laki laki, tua dan muda bekerja di ladang itu sejak Juni 2021 yang lalu,” ucapnya.

Baca juga: Komisi III DPR Dukung Langkah Polda Sumut Tangani Kasus Kerangkeng di Langkat

Masih kata Hinca, dampak energi positifnya kini mulai terasa. “Saat kemarin saya turun dan tidur di ladang dan bekerja bersama masyarakat memanen tomat. Segera menyusul cabe setelah sebelumnya selesai memanen bawang,” ungkapnya.

“Nanti cerita videonya menyusul ya gaes. Tentu kawan kawan yang sudah berkunjung juga sudah bercerita plus foto apalagi yang sudah datang kesana seperti Lolex Irma Sihombing dan rombongannya,” katanya menambahkan.

Hinca bilang, di rumah aspirasi tersebut kolega hingga pemerintah setempat datang untuk berdiskusi dengannya.

“Kami berdiskusi tanggal (7/5/2022) malam dengan Pangulu Sihaporas dan perangkatnya, paginya disusul Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Elias Barus dan Silverius Bangun dkk.”

“Lalu tanggal (8/5/2022) pagi sampai siang dilanjutkan dengan 3 Pangulu nagori tetangga plus rombongannya dan kemudian pegiat pendamping desa dari beragam desa,” sebut Hinca.

Baca juga: Pengurus PRPDB Sumut Akan Dilantik Besok di Kota Tebing Tinggi

Ikut antrian mudik

Setelah membagikan kisahnya di rumah aspirasi yang lokasinya di perladangan itu, politisi Demokrat itu pun mengisahkan perjalan pulang di jalan yang dipenuhi kendaraan saat mudik. Namun sebelum itu Hinca sempat menemui rekannya.

“Hari sudah petang, saatnya kita balik kanan, menuju Medan. Diiringi hujan sepanjang jalan sempat minum teh manis di nagori Kandang Lombu, kampungnya Kristianus Roy Naibaho.”

Dalam perjalanan menuju Medan Hinca melalui beberapa wilayah diantaranya Simalungun, Kota Siantar dan Kota Tebing Tinggi.

“Kemudian lanjut terus perjalanan menikmati padat merayapnya jalanan saat arus mudik sepanjang Tiga Dolok, Siantar, Tebing Tinggi yang diatur dengan sabar oleh para aparatus polisi disepanjang jalan, dengan pembatas jalan dibantu tali plastik dan kertas kresek plastik pertanda satu arah dilengkapi sepeda motor polisi lalu lalang atur satu arah sambil mendengar suara toa mengingatkan pengemudi agar setia jalurnya.”

Hinca juga menceritakan upaya anggota kepolisian yang bertugas di lapangan dalam mengamankan arus mudik. “ ‘Tetap di jalurnya ya pak biar lancar jalan kita’, kata suara lembut pak polisi terus mengingatkan,” sebut Hinca menirukan imbauan anggota kepolisian.

"Tapi tetap ada saja yang maksa ambil potong jalan nyalip sebelah kiri, lalu terdengar suara pak polisi ‘Amang tahe bandel ni hamuna, sotung sampe lebaran taon na ro hita di dalan on’, dengan gaya khas Bataknya yang bercanda tapi efektif sekali. Karena sang supir langsung tertib. Terimakasih pak polisi!” kata Hinca mengakhiri kisahnya.

Baca juga: Masyarakat Sihaporas Kecewa Prapid Ditolak Hakim PN Simalungun