HETANEWS.com - Francesco Bagnaia belum menyerah dalam pertarungan merebut gelar juara dunia MotoGP 2022. Ia optimistis meskipun bersama para pembalap Ducati lainnya belum menemukan performa terbaik di awal musim 2022.

MotoGP Spanyol 2022 akhir pekan lalu menjadi loncatan besar bagi Bagnaia. Pembalap asal Italia yang kerap disapa Pecco itu mencatatkan kemenangan pertama musim ini.

Bagnaia mengaku kemenangan di Jerez sama emosionalnya dengan momen kemenangan perdananya di ajang MotoGP Aragon tahun 2021.

"Kemenangan di Jerez sangatlah luar biasa, salah satu yang terbaik, karena datang di masa yang sangat sulit," kata Bagnaia dilansir dari Speedweek.

"Kami belum berhenti bekerja sejak awal musim ini dan akhirnya bisa menunjukkan potensi motor kami (di Jerez). Saya tahu sebagus apa kondisi motornya tetapi kondisinya sangat sulit untuk menunjukkannya. Kemarin adalah hari yang luar biasa," kata Bagnaia.

Lulusan Akademy VR46 tersebut mengakui bahwa motor Desmosedici GP22 sangat berbeda dari kondisi tahun lalu. Menurut dia, motor terbaru Ducati masih kalah dalam kecepatan menikung jika dibanding edisi tahun lalu sehingga membutuhkan beberapa adaptasi untuk dapat menaklukkannya.

"Saya memiliki lebih banyak kecepatan menikung tahun lalu. Tahun ini motornya agak beda dan saya tidak bisa menggunakan gaya balapan tahun lalu," ujar Bagnaia.

"Selama dua pekan terakhir saya mencoba untuk menikung lebih cepat. Itu bukan pekerjaan yang mudah karena kondisinya sangat berbeda dari tahun lalu. Kami sukses melakukan perubahan dan sekarang lebih cepat ketika masuk tikungan," tutur dia.

Francesco Bagnaia saat ini berada di peringkat kelima klasemen MotoGP 2022 dengan 56 poin. Ia masih optimistis bisa juara dunia musim ini.

"Saya berharap bisa mengejar juara dunia lagi tahun ini. Itu adalah tujuan terbesar kami," tutur Bagnaia.

Sumber: tempo.co