SIMALUNGUN, HETANEWS.com -Terbukti memiliki narkotika jenis sabu, Sahnan Sinaga (56) warga Huta I Bahal Batu Hutabayu Raja dihukum 4,6 tahun denda Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara.

Terdakwa pun menyatakan menerima putusan hakim tersebut. Karena sudah diringankan dari tuntutan JPU selama 5 tahun denda Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara. 

"Terima yang mulia," kata terdakwa disidang Pengadilan Negeri Simalungun, Kamis (21/4/2022).

Majelis hakim diketuai Vera Yetti Magdalena dan jaksa Barry Sihombing sepakat menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Ancaman hukuman pasal tersebut maksimal 12 tahun penjara. Terdakwa terbukti memiliki 2,34 Gram sabu.

Saat ditangkap dari depan rumahnya, saksi Personil Satres Narkoba Polres Simalungun Paiduk Lumban Raja dan Arikson Sibarani menyita 2 paket sedang dari genggaman terdakwa.

Setelah dilakukan penimbangan, 2 paket sabu seberat 2,34 Gram (bruto) dinyatakan dimusnahkan.

Penangkapan yang dilakukan pada Kamis, 6 Januari 2022 lalu berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

Sabu sebanyak itu diakui terdakwa dibeli sehari sebelum penangkapan dari orang yang dikenal dengan sebutan BOs (DPO) seharga Rp.800 ribu.

Sabu tersebut diterima terdakwa di perkebunan sawit Simpang Gambus Kabupaten Batubara. Usai menerima sabu, terdakwa naik angkutan umum pulang ke rumahnya. 

Alasan hakim meringankan vonis terdakwa, karena terdakwa sudah bermohon agar hukumannya diringankan dengan alasan sangat menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Selain itu, terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan.