HETANEWS.com - Pemilik MS Glow, Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 dan sang istri Shandy Purnamasari, digugat oleh PT PStore Bersinar Indonesia ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait masalah merek dagang. PStore adalah perusahaan milik Putra Siregar.

Dilihat dari SIPP PN Surabaya, gugatan didaftarkan pada 12 April 2022 dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby. Sidang perdana akan dilaksanakan pada 24 April 2022.

Dikutip dari SIPP PN Surabaya, gugatan didaftarkan pada 12 April 2022 dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-HKI/Merek/2022/PN Niaga Sby. Sidang perdana akan dilaksanakan pada 24 April 2022.

Putra Siregar. Foto: Instagram/@putrasiregarr17

Sengketa ini terkait penggunaan merek dagang 'PS GLOW' dan merek dagang 'PSTORE GLOW' dengan 'MS GLOW' yang dimiliki Gilang Widya serta istrinya.

Sebelumnya, pada 13 Agustus 2021 lalu MS Glow sempat melaporkan Putra Siregar selaku pemilik PStore Glow atas dugaan kasus penipuan dan kejahatan dagang.

Laporan dilayangkan ke Bareskrim Polri. Namun belakangan, laporan tersebut dihentikan oleh pihak kepolisian pada Maret 2022 karena tidak cukup alat bukti.

Seberapa menggiurkannya bisnis kosmetik hingga Juragan 99 dan Putra Siregar saling melayangkan gugatan?

MS Glow sempat menjadi perbincangan hangat warganet karena pengakuan Juragan 99 bahwa omzet MS Glow mencapai Rp 600 miliar per bulan alias Rp 7,2 triliun per tahun.

Ia mengasumsikan, MS Glow berhasil menjual 2 juta produk per bulan selama pandemi COVID-19. Harga produk MS Glow sendiri berkisar Rp 50.000 hingga Rp 150.000, sementara untuk harga paket adalah Rp 300.000.

Kemudian jika dipukul rata penjualan Rp 300.000 dikalikan Rp 2 juta, maka penghasilan MS Glow mencapai Rp 600 miliar per bulan. Namun perhitungan ini kemudian diklarifikasi oleh sang istri.

Shandy menyatakan melalui laman Instagram Story bahwa angka tersebut adalah asumsi perhitungan, bukan jumlah sesungguhnya yang didapat.

"Pernyataan tersebut jelas menjelaskan asumsi perhitungan, bukan pernyataan pendapatan fix. Jadi kurang tepat menurut saya jika kita jadikan acuan untuk menghakimi, kayaknya kita perlu memilah dan membaca hati-hati," ujar Shandy seperti dikutip dari Antara, Jumat (25/3).

Shandy Purnamasari, pemilik MS Glow. Foto: Instagram/@shandypurnamasari

Sementara dikutip dari data Compas, MS Glow menjadi brand terlaris di Shopee pada Juli 2021. Dari penjualan skincare saja, MS Glow meraup omzet Rp 3,35 miliar dengan kurang lebih 39 ribu transaksi yang berhasil diselesaikan.

Secara keseluruhan, total penjualan produk-produk MS Glow di Shopee pada bulan tersebut mencapai Rp 39,62 miliar dengan kurang lebih 376 ribu transaksi yang telah berlangsung.

Berdasarkan pantauan kumparan di aplikasi Shopee, rata-rata penjualan tiap produk MS Glow sudah di atas 10 ribu pcs. MS Glow Official Shop di Shopee memiliki 1,4 juta pengikut.

Jauh di atas PS Glow yang rata-rata penjualan tiap produknya masih di bawah 1.000 pcs. Jumlah pengikut Pstore Glow Official Shop di Shopee sebanyak 13.000.

Kinerja 2 Raksasa Kosmetik

Beberapa pemain besar di industri kosmetik sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) dan PT Martina Berto Tbk (MBTO).

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan ke BEI, penjualan Martha Tilaar pada 2020 sebesar Rp 297 miliar. Bila dirata-rata, penjualannya Rp 24,75 miliar per bulan. Pada 2020, Martha Tilaar mencatatkan rugi bersih Rp 203 miliar.

Sedangkan penjualan Mustika Ratu sepanjang 2020 sebesar Rp 318 miliar atau Rp 26,4 miliar per bulan. Laba bersih yang diraup Mustika Ratu pada tahun tersebut sebesar Rp 6,18 miliar.

Sumber: kumparan.com