MEDAN, HETANEWS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly memberikan apresiasi kepada sepuluh gubernur di seluruh Pulau Sumatera yang memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual daerahnya.

“Indonesia, khususnya Pulau Sumatera dengan keragaman budaya dan sumber daya alam, memiliki banyak produk unggulan dan potensial yang didorong melalui kekayaan intelektual komunal agar mampu bersaing di pasar global,” kata Yasonna.

Ia mengemukakan hal tersebut saat memberikan pemaparan dalam acara Roving Seminar (Seminar Keliling) Kekayaan Intelektual bertajuk "Memacu Kreativitas dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi Nasional", di Hotel JW Marriott Medan, Sumatera Utara, Rabu.

Pemberian apresiasi itu dilakukan oleh Yasonna didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Razilu kepada masing-masing gubernur atau yang mewakili dengan menyerahkan piagam penghargaan.

Sepuluh gubernur yang menerima penghargaan itu adalah Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Berikutnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Selain menyerahkan piagam penghargaan, Menkumham Yasonna juga menyerahkan beberapa surat pencatatan hak cipta, sertifikat desain industri, sertifikat merek, sertifikat indikasi geografis, dua surat pencatatan kekayaan intelektual, dan sertifikat paten kepada sejumlah pihak.

Di antaranya adalah Bupati Nias Barat atas pencatatan hak cipta karya seni batik daerah, Bupati Karo atas pencatatan kekayaan intelektual komunal Tari Piso Surit, dan Bupati Toba atas indikasi geografis Kopi Arabika Toba yang merupakan hasil fasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020.

Pada kesempatan yang sama, Yasonna mengatakan ekosistem kekayaan intelektual merupakan siklus perputaran ekonomi yang digerakkan oleh inovasi dan kreativitas serta berpengaruh terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional.

Oleh karena itu, ia menyampaikan pemerintah daerah sepatutnya mendorong pertumbuhan kekayaan intelektual.

Sumber: antaranews.com