Medan, hetanews.com - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) menerima kunjungan Kepala Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara pada Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI, Djustiawan Widjaya.

Kunjungan tersebut diterima oleh Bambang Cahyo Murdoko selaku Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik.

Djustiawan Widjaya menyampaikan maksud kedatangan mereka berdasarkan Persekjen No.6 Tahun 2021 Pasal 264 tentang tugas pokok dan fungsi dari Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara, yaitu pusat kajian akuntabilitas keuangan negara mempunyai tugas mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan tugas Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dalam bidang pelaksanaan keuangan negara.

“Sesuai dengan tugas kami yang dapat mengeluarkan bentuk kajian ringkasan atas LHP BPK RI oleh sebab itu kami ingin mengetahui lebih jauh terkait pelaksanaan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, and Environemnet Sustainability (CHSE) dan Sustainable Tourism Certification (STC) di destinasi super prioritas Danau Toba”ujar Iwan.

Bambang Cahyo Murdoko menjelaskan bahwa program CHSE dan Indonesia Sustainable Tourism Certification (ISTC) sudah ada pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dua kegiatan tersebut bertujuan pemantauan dan sertifikasi destinasi wisata Indonesia agar terpenuhi prinsip dan kriteria pembangunan pariwisata berkelanjutan.

Implementasi Sertifikasi CHSE sebagai jaminan kepada wisatawan terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keamanan, keselamatan dan kelestarian lingkungan. 

“BPODT siap mendukung pembangunan kawasan Danau Toba sesuai dengan kaidah-kaidah berkelanjutan, Sesuai dengan yang diinstruksikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memulihkan pariwisata pasca virus covid 19.

Kita harus mengedepankan prinsip berwisata sehat dan aman dengan menerapkan program CHSE di destinasi wisata serta amenitas pendukung wisata lainnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan” ujarnya.

Harapan kedepan melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif semakin menumbuhkan semangat para pelaku pariwisata di Indonesia khusunya Kawasan Danau Toba untuk semakin sadar akan pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan sehingga mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Pemasaran Pariwisata BPODT serta seluruh rombongan Pusat Kajian Akuntabilitas Keuangan Negara Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI.

Baca juga: BPODT Gandeng M Bloc Tata Kawasan Danau Toba Bidang Placemaking