SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun pastikan pasokan BBM kepada untuk akomodasi kapal bermotor di Danau Toba tetap lancar.

Dinas Perhubungan mengeluarkan surat rekomendasi agar pihak SPBU melayani kebutuhan bahan bakar untuk kapal bermotor khususnya di perairan Danau Toba.

Hal itu dilakukan merespon keluhan para pengusaha kapal di Parapat yang sempat ditolak oleh pihak SPBU saat membeli bahan bakar. 

Menurut pihak SPBU, Kementerian ESDM melarang SPBU untuk  melayani pembelian bahan bakar menggunakan jerigen.

Hal demikian pernah dialami pengusaha kapal bermotor di Danau Toba Parapat, Henry Sitanggang.

"Pihak SPBU tidak berani menjual BBM kepada Kami pengusaha kapal karena ada larangan pemerintah menjual kepada pembeli yang menggunakan jerigen. Pengusaha SPBU di Parapat tidak mau melanggar perintah itu," kata Henry, Selasa (12/4/2022).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, Sabar Saragih mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi pembelian BBM bagi pemilik perkapalan yang ada di Parapat.

"Surat Rekomendasi ini diterbitkan untuk membantu masyarakat pengusaha perkapalan di Perairan Danau Toba, khususnya di Parapat Simalungun,"

"Surat rekomendasi ini bukan tidak mengindahkan perintah lisan Menteri ESDM pada saat Kunker ke Medan baru baru ini," katanya kepada wartawan usai mengikuti Rakor antisipasi kelangkaan BBM di Wilayah Kabupaten Simalungun.

Ia mengatakan Dinas Perhubungan langsung mendata jumlah para pengusaha kapal wisata, speed boat, skuter, jenis angkutan danau yang ada di Parapat Kabupaten Simalungun.

Setiap unit armada kapal yang sudah terdata akan diterbitkan surat Rekomendasi agar dapat membeli BBM jenis solar dan pertalite menggunakan Jerigen dari SPBU.

"Surat Rekomendasi ini dibuat untuk membantu masyarakat pengusaha perkapalan, karena seluruh pemilik kapal wajib membeli BBM pakai Jerigen. Ini lah salah satu siasat yang baik yang dapat dilakukan oleh Pemkab Simalungun," jelas Sabar.

 Kabid Danau Dishub Simalungun, Tulus Marbun mengatakan pihaknya mendata jumlah kapal dengan melampirkan bukti foto dan fisik kapal, jumlah BBM yang dibutuhkan, surat surat kapal, dan membuat permohonan kepada Dinas Perhubungan.

"Pendataan yang sudah dilakukan pada hari selasa (12/4) kami sudah menerima 18 surat permohonan warga, dan akan segera kami proses secepatnya untuk menerbit surat Rekomendasi." ujar Tulus Marbun.

Bagi masyarakat pemilik Kapal yang belum mendapatkan rekomendasi, dia berharap agar segera membuat permohonan.

"Misalnya kepada  masyarakat pemilik angkutan Danau Kapal Gurtuk gurtuk supaya diperbolehkan membeli BBM pakai Jerigen," ucapnya.

Amir Manik (58) salah satu pemilik kapal Spead Boat mengapresiasi dengan baik upaya yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun.

"Kami selaku pemilik Kapal sudah diperbolehkan membeli BBM dari SPBU yang dilengkapi dengan surat Rekomendasi dari Dinas Perhubungan," ungkapnya.