Tarutung, hetanews.com - Direktur Utama (Dirut) Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Jimmy Panjaitan menjadikan program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kawasan Danau Toba (KDT) sebagai salah satu program prioritas. Kemapanan SDM merupakan modal pendukung utama untuk pengembangan pariwisata Danau Toba.

Untuk itu, Jimmy Panjaitan berharap semua pihak mengambil peran dan mau berkolaborasi semua pengembangan Danau Toba. BPODT menurut

Jimmy Panjaitan membuka diri bekerja sama untuk kemajuan KDT.

"Saat ini kita bekerja sama dengan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menggelar pelatihan bidang keramahan dan pelayanan (hospitality) serta kuliner (culinary). Kita juga akan bekerja sama dengan lembaga lain di KDT," terangnya, Kamis (7/4/2022).

Jimmy Panjaitan menuturkan pelatihan yang dilaksanakan BPODT dengan HKBP adalah program kolaborasi atas dasar kesepahaman untuk memajukan KDT secara bersama sama.

Pelatihan yang berlangsung selam 4 hari sejak tanggal 4 kemarin merupakan bentuk keseriusan untuk menciptakan masyarakat yang siap sebagai tuan rumah bagi wisatawan. "Dengan harapan masyarakat sebagai penerima manfaat atas sejumlah program pengembangan pariwisata," katanya.

Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan (DIPKK) BPODT Raja Malem Tarigan, mengatakan pelatihan yang berlangsung di Seminarium HKBP, di Sipoholon tersebut merupakan bentuk pembenahan masyarakat agar mampu sebagai pelaku pariwisata.

"Dengan pelatihan ini, masyarakat dapat mengembangkan wawasan di bidang kuliner serta hospitality dalam menyambut para wisatawan sekaligus berkontribusi bagi kebangkitan ekonomi dan pariwisata khususnya di kawasan Danau Toba," jelasnya.

Pengolahan Kopi Semi Wash, Tradisi Sumut yang Mendunia.

HKBP di kawasan Danau Toba memiliki potensi yang sangat besar untuk mendongkrak kesuksesan pariwisata dengan kontribusi umat yang banyak di kawasan Danau Toba.

Ephorus HKBP Pdt Robinson Butar-Butar menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan dukungan dari BPODT dalam menghadirkan pelatihan yang bermanfaat, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terlebih kali ini pelatihan dapat kembali digelar secara luring.

"Inilah momen yang ditunggu-tunggu, kita bisa bersama-sama di sini dengan pelatihan yang langsung menusuk atau sangat penting yaitu hospitality. Oleh karena itu izinkan saya berterima kasih kepada Dirut BPODT dan jajaran Direksi BPODT yang sudah sama-sama menyukseskan kegiatan ini," kata Pdt Robinson Butar-Butar.

sumber: detik.com