SIBISA, HETANEWS.com - Secara perlahan Danau Toba sedang menuju Era Emas. Pasalnya event internasional Grand Summit W20 bakal diadakan di Danau Toba, Sumatera Utara. Pertemuan Grand W20 Summit 2022 dijadwalkan sekitar bulan Juli 2022.

Diketahui W20 merupakan salah satu forum khusus pada G20 yang mendiskusikan penguatan posisi dan isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Pertemuan Grand W20 Summit di Danau Toba juga diharapkan sebagai pembuktian bahwa Sumatera Utara bisa mengatasi pandemi Covid-19 yang dilakukan berbagai cara dari mulai melakukan protokol kesehatan yang ketat dan vaksinasi Covid-19.

Berbagai pihak mulai berbenah untuk memberikan yang terbaik untuk mendukung dan mensukseskan kegiatan internasional ini tidak terkecuali dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

BPODT berkolaborasi dengan Toba Tenun dalam rangka persiapan penyelenggaraan kegiatan W20 di Danau Toba.

Direktur Utama BPODT Jimmy Bernando Panjaitan diwakili oleh Direktur Pemasaran Wahyu Dito Galih Indharto, mengatakan, Kegiatan W20 akan berlangsung selama 2 (dua) Hari hari pertama akan dilaksanakan di Hotel Niagara Parapat, Kabupaten Simalungun dan di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

"Melalui kegiatan W20 yang akan dilaksanakan di Kawasan Danau Toba diharapkan membangkitkan ekonomi kreatif UMKM dan pariwisata khususnya di kawasan Danau Toba," kata Dito, Senin (4/4/2022).

BPODT dikatakan Dito, akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Danau Toba, dimana nantinya tamu-tamu delegasi akan melakukan trip seperti waterfall situmurun dan pesisir pantai bebas Parapat.

Sementarai itu Raja Malem Tarigan selaku Direktur Industri Kepariwisataan dan Kelembagaan Kepariwisataan mengatakan kegiatan W20 merupakan momen yang ditunggu-tunggu dimana Kawasan Danau Toba menjadi sorotan dari penjuru nasional maupun internasional, dalam hal ini di harapkan seluruh kontribusi masyarakat kawasan Danau Toba untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara Tim Toba Tenun di kesempatan yang sama juga menyampaikan dalam kegiatan W20 konsep yang digunakanakan adalah kearifan lokal seperti ulos dan ukiran gorga yang akan ditemukan disetiap sudut penyelenggaran W20 mendatang, dimana saat ini persiapan terus dilakukan.