JAKARTA, HETANEWS.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri kembali melayangkan panggilan pemeriksaan kedua untuk Fakarich yang merupakan guru trading tersangka Indra Kenz.

Penyidik Bareskrim bakal menjemput paksa Fakarich jika kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan. Fakarich akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan investasi platform Binomo hingga pencucian uang yang menjerat Indra Kenz sebagai tersangka.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengungkapkan, pemanggilan kedua Fakarich dijadwalkan pada hari ini, Senin (28/3/2022). Namun, hingga saat ini Fakarich belum tiba di Bareksrim Polri.

"Pemanggilan hari ini, harusnya hari ini datang," kata Gatot kepada wartawan di Mabes Polri.

Dikatakan Gatot, pihaknya akan melakukan upaya jemput paksa jika Fakarich tidak memenuhi panggilan kedua penyidik.

"Tidak ada panggilan ketiga. Pasti kita membawa, kita akan bawa yang bersangkutan untuk diperiksa oleh penyidik," ucapnya.

Diberitakan, Indra Kenz telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Mabes Polri terkait kasus dugaan penipuan investasi platform Binomo hingga pencucian uang.

Indra Kenz dijerat Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 28 Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pasal 3, 5, 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Pasal 378 KUHP (tentang Penipuan) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Sumber: beritasatu.com