HETANEWS.com - Video yang menyebut seorang remaja di Binjai, Sumatera Utara (Sumut), disebut dijebak narkoba dan ditangkap polisi viral di media sosial. Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting pun buka suara. Dirinya mengaku penangkapan itu bukan rekayasa atau jebakan.

"Penangkapan berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di salah satu warnet," katanya melansir digtara.com--jaringan suara.com, Jumat (25/3/2022).

Dari hasil penyelidikan, kata Ferio, RRN (17) warga Kecamatan Binjai Kota mengaku sebagai pengguna narkoba.

"Dari tes urine RRN positif ganja, sabu. Jadi dia ini memang pemakai," katanya.

Disoal saat penangkapan hanya RRN yang diamankan dan ET dibiarkan pergi, Ferio mengaku, petugas hanya fokus pada pelaku pemilik barang haram.

"Saat itu petugas hanya dua orang. Jadi kita fokus pada pemegang narkoba. Namun demikian, kita juga telah mengamankan ET," jelasnya.

"Dari tes urine RRN positif ganja, sabu. Jadi dia ini memang pemakai," katanya.

Disoal saat penangkapan hanya RRN yang diamankan dan ET dibiarkan pergi, Ferio mengaku, petugas hanya fokus pada pelaku pemilik barang haram.

"Saat itu petugas hanya dua orang. Jadi kita fokus pada pemegang narkoba. Namun demikian, kita juga telah mengamankan ET," jelasnya.

Petugas menyita barang bukti dua paket sabu 0,95 gram, satu buah kotak rokok dan satu buah pipet skop. Diketahui, seorang remaja diduga dijebak menggunakan narkoba. Petugas kemudian melakukan penangkapan. Rekaman CCTV penangkapan itu viral di media sosial.

Peristiwa berawal saat pemuda tiba di warung internet (warnet) di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai, Sumatera Utara.Pemuda itu lalu memanggil remaja yang tengah bermain game di warnet. Ia lalu mengajak remaja itu keluar.

Di area parkiran, pemuda itu memberikan bungkusan kepada remaja tersebut. Tak lama kemudian datang dua orang disebut polisi langsung menangkap remaja yang memegang bungkusan diduga sabu tersebut.

Sumber: suara.com