MEDAN, HETANEWS.com - Pria bernama Suyono warga Labuan Batu, Medan, Sumatra Utara (Sumut) datang ke petugas pemadan kebakaran dengan jari membengkak. Dia pun meminta agar cincin dari bahan laher motor di jarinya segera dipotong. 

Petugas Damkar Tanjung Balai, Bambang mengatakan cincin yang sudah satu bulan di jarinya kini tak bisa dikeluarkan. Untuk melepaskan cincin itu, petugas terpaksa membius tangan Suyono. 

Petugas harus berekstra hati-hati saat memotong dengan menggunakan gerenda kecil dengan dilapis baja. Cincin baru dapat dilepaskan di jarinya dalam waktu sepuluh menit. Tampak, jari Suyono bengkak dari pangkal. Petugas pun langsung memberikan pengobatan agar tidak terjadi infeksi.

Bambang juga mengatakan, korban rupanya menderita gangguan mental, sehingga tanpa pikir panjang memasukkan laher motor ke jarinya. Aksinya diketahui keluarga setelah korban mengalami demam.

"Korban ini punya ketebelakangan mental, sehingga semua yang ada itu dia masuk-masukkan termasuk laher motor ini," ucapnya.

"Pengakuan adik korban, laher motor ini sudah ada di jari korban selama satu bulan tanpa sepengetahuan keluarga sehingga terjadi infeksi sampai demam," katanya lagi.

Kejadian kesulitan melepaskan cincin atau benda di jari sudah sering terjadi. Petugas mengimbau agar warga tidak ragu mendatangi petugas Damkar jika terjadi hal serupa.

Sumber: inews.id