Siantar, Hetanews.com - Bambang Darah Yan Dinata als Ibong (43) warga jalan Pagaruyuang Kelurahan Simarito Siantar Barat, terbukti memiliki narkotika jenis sabu dan ganja. Ibong pun dituntut 7 tahun denda Rp.1,2 milyar subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Robert O Damanik SH.

Tuntutan pidana tersebut dibacakan JPU disidang online di Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Senin (21/2/2022) dipimpin hakim Irwansyah P Sitorus SH MH, Rahmat Hasibuan dan Renni P Ambarita masing masing sebagai hakim anggota.

Terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) dan pasal 111 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak memiliki/menguasai narkotika jenis sabu dan ganja. 

Saat ditangkap di rumahnya pada Rabu, 15 September 2021 di jalan Pagaruyung oleh personil Polres Siantar, saksi Alwin Sihombing dan Putra Lima Sormin dengan BB 4 paket sabu, 3 paket ganja, hape dan uang. Sabu diakui Ibong dibeli dari temannya Abdul Doni pada 11 September 2021 sebanyak 6 paket seharga Rp 500 ribu.

Sebelumnya, Doni menumpang tidur di rumah terdakwa, tapi takut membawa sabu karena mau pulang ke Medan. Lalu sabu dijual kepada terdakwa. Sabu seberat 0,64 disita dari dalam kotak rokok Panamas, hape Samsung dari tangan kanan. Uang Rp 165 ribu dari dompet di saku celana kanan.

Sedangkan 3 paket ganja disita dari dalam kotak rokok Surya yang dibuang terdakwa saat melihat polisi menghampirinya.

Didampingi pengacara Tommy Saragih SH MH dari Posbakum PN Siantar, terdakwa secara lisan memohon kepada hakim agar meringankan hukumannya. 

Dengan alasan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Persidangan pun dinyatakan ditunda hingga Selasa (1/3) mendatang untuk pembacaan putusan.

"Sidang ditunda hingga Selasa (1/3) untuk putusan," kata Irwansyah sambil mengetuk palu menutup sidang.