HETANEWS.com - Polisi sektor Parapat menangkap seorang terduga pengedar sabu dan ganja asal Parapat, Roberto Rafles Siallagan (39) dari kediamannya, Sabtu (19/2/2022).

Kapolsek Parapat AKP Jonni Silalahi mengatakan, penangkapan terhadap Rafles dilakukan pada Sabtu Siang sekitar pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya pihaknya telah menerima informasi dari masyarakat, adanya transaksi narkotika di rumah pelaku di Jalan Sisingamangaraja.

"Ditemukan seorang laki-laki yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan informasi yang diperoleh diduga akan melakukan transaksi Narkotika," kata AKP Jonni dalam keterangan tertulis, Minggu (20/2/2022).

Setelah polisi tiba, Rafles mencoba melarikan diri dari belakang rumahnya menuju sungai. Upaya pelariannya pun berhasil digagalkan polisi.

Diinterogasi, Roberto Rafles mengaku menjual sabu dan ganja kepada siapa saja yang memesan. Pemesanan dapat dilakukan via telepon maupun datang langsung. 

Ia juga mengaku mendapat Ganja dan Sabu itu dari rekannya asal Kota Siantar yang ia sebut namanya, Kakak.

Polisi menyita 1 bungkus ganja dalam plastik asoi, 8 bungkus ganja dalam plastik klip sedang dan 1 bungkus plastik klip  kecil sabu sabu.

Tak cuma itu, polisi menyita barang bukti lainnya seperti timbangan digital, uang tunai senilai 1.779.000 diduga hasil jual beli narkoba dan buku tulis berisi bon pembelian.

"Setelah diamankan, darinya ditemukan sejumlah barang bukti yang diakui adalah miliknya," katanya.

Kini, terduga pelaku beserta barang bukti  dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Simalungun untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

"Kami terus melakukan pemantauan terhadap penyalahgunaan narkotika di tempat Wisata Parapat," ujar Silalahi.

"Dan akan melakukan penangkapan bagi siapapun yang terlibat dalam hal pemakai, pengedar, apalagi melindungi penyalahgunaan narkoba. Jadi mari sama sama kita berantas peredaran narkoba demi generasi," sambung AKP Jonni.