Simalungun, Hetanews.com - Agus Haryanto Hasibuan (43) als Agus, warga Kampung Bah Joga Kecamatan Jawa Maraja, telah didakwa sebagai pengumpul rekap judi Toto gelap jenis Kim Hongkong. Ia diadili disidang Pengadilan Negeri Simalungun, Senin (7/2).

Terdakwa disidangkan dalam berkas terpisah dengan Tukimin (70) warga asal Medan Sunggal yang juga tinggal di Kampung yang sama dengan Agus. Berdalih sudah tua, dan tak bisa kerja keras, pria ujur 70 tahun ini nekat jualan Togel tanpa ijin.

Tukimin sebagai penjual angka tebakan yang menerima pesanan angka tebakan dari pembeli. Lalu direkap dan hasilnya dikirim kepada Agus melalui pesan singkat atau SMS. Keduanya ditangkap pada Rabu, 3 Nopember 2021 di sebuah cakruk dan warung di Kampung Marihat Bukit Nagori Bah Joga.

Personil Polres Simalungun Pasang Sinaga,Edi Sastria dan Rotua Hutabarat yang telah mendapatkan informasi lebih dulu menangkap Tukimin. Dengan barang bukti hape Nokia berisi pesanan angka tebakan dari pembeli di kotak masuk dan juga kotak keluar, kertas berisi tulisan angka tebakan dan uang hasil penjualan judi Rp.138.000.-

Dari pengakuan Tukimin yang mengaku setor kepada Agus sehingga Agus pun berhasil ditangkap dari warungnya. BB yang disita dari Agus hape Nokia berisi angka tebakan di kotak masuk dari Tukimin juga uang Rp 590.000.-

Agus pun mengakui setor kepada bandarnya Sahat Nainggolan (DPO). Namun petugas tidak berhasil menangkap bandar togelnya.

Kedua terdakwa dijerat jaksa dengan pasal 303 (1) KUH Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun. Persidangan dipimpin hakim Vera Yetti Magdalena SH MH, dinyatakan ditunda hingga Kamis (10/2) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi.