SIANTAR, HETANEWS.com - Yayasan Marhamah Khairah Ummah menggelar pelatihan Guru Mengaji, di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Siantar di jalan Kartini, Sabtu (29/1/2022).

Ustadjah Hj.Bunda Ronny Rezkia Siregar, selaku Pembina Yayasan Marhamah Khairah Ummah mengatakan bahwa pelatihan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mengajarkan metode baca Al Quran kepada anak anak, para orangtua dan lansia melalui guru mengaji.

Dengan metode yang ada, diyakini semua orang bisa dengan mudah memahami dan mengenal huruf Al Qur'an.

Pelatihan tersebut diikuti lebih dari 70 peserta dari berbagai daerah, Siantar, Simalungun, Padang Lawas Utara (Paluta) dan Tebing Tinggi. Perdana kali, kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Karo.

"Kegiatan pelatihan Guru Mengaji yang diselenggarakan di Kota Siantar merupakan angkatan Ke-8. Dengan kegiatan tersebut, diyakini mampu mewujudkan 'Bebaskan Sumut Dari Buta Baca Qur'an'," kata Bunda Ronny.

Dengan metode Tsaqifa (cara mudah baca Al-Qur'an) diharapkan para guru mengaji lebih memahami dan mampu mengajarkan kepada muridnya untuk mengenal huruf dan membaca Qur'an. Diharapkan kepada guru mengaji yang ikut pelatihan mampu mengembangkan metode tersebut.

"Kami akan mengajarkan anak anak, orangtua dengan cara mendatangi dari rumah ke rumah untuk mau belajar Al-Qur'an.

Dengan metode Tsaqifa, kami yakin semua orang bisa belajar dengan mudah. Ayo dukung Sumut untuk Bebas dari Buta Baca Al Qur'an," kata salah seorang peserta dari Simalungun.

"Pelatihan dibimbing Ustadz Yuhelmi Muhar, sukarelawan yang ingin kita semua bisa baca Al Qur'an," katanya.

Yayasan Marhamah KHairah Ummah didirikan Bunda pada tahun 2020 dan berpusat di Medan. Yang menjadi dasar dibentuknya yayasan tersebut hanya satu tujuan, agar semua orang bisa baca Qur'an.

"Saya sedih jika ada orang yang sudah tua, tidak tahu dan tidak mengenal huruf Al Qur'an, mari kita wujudkan Sumut bebas dari buta Baca Al Qur'an," harapnya.