HETANEWS.com - Polda Jabar masih terus mengejar tersangka kasus Subang dan terus mengembangkan penyelidikan terhadap kasus pembunuh ibu dan anak tersebut.

Kasus Subang saat ini sudah memasuki bulan keenam penyelidikan dan masih belum ada satu nama tersangka yang diumumkan Polda Jabar.

Kendati demikian, Polda Jabar tetap berkomitmen untuk mengungkap kasus Subang. Pihak kepolisian terus melakukan percepatan pengungkapan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.

Kasus Subang yang menewaskan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu atau yang akrab disapa Amel (23) pada 18 Agustus 2021 lalu, memang tergolong kasus yang rumit.

Meskipun banyak yang menilai rumit, Polda Jabar tetap berupaya untuk mengungkap Kasus Subang dan terus mengejar tersangka kasus pembunuh ibu dan anak yang menjadi perhatian publik tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pihaknya tetap memegang komitmen awal. Dan sebagaimana harapan masyarakat, pihaknya terus berupaya mengungkap kasus pembunuh ibu dan anak di Subang tersebut.

“Pengembangan kasus ini kan dinamis. Kita selalu berprogres untuk selalu mempercepat prosesnya. Namun memang ada kendala-kendala teknis yang juga menjadi hambatan pengungkapan. Tapi tidak kita ekspos karena apabila kita ekspos nanti akan mengganggu mekanisme penyelidikannya. Jadi kita sama-sama berharap ini bisa kita ungkap,” kata Ibrahim Tompo kepada Deskjabar, Kamis, 27 Januari 2022.

Mengenai sudah berapa persen penyelidikan dan target waktu, apakah kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini akan bisa diungkap akhir Januari 2022, ia mengatakan tidak ingin berasumsi.

“Kita tidak bisa berasumsi kalau memang nanti ada perkembangan nanti akan kita info kembali,” ujar Ibrahim Tompo menambahkan.

Ia berharap masyarakat juga memberi dukungan penuh kepada Polda Jabar untuk terus mengungkap Kasus Subang.

“Memang itu jadi tanggung jawab kita untuk mengungkapkan, dan sama-sama kita punya harapan agar semuanya terungkap. Untuk saat ini, memang anggota sedang melakukan pengembangan. Dan beberapa teknis pengembangan itu tidak kita ekspos supaya tidak mengganggu proses penyelidikan dan proses pengembangannya,” tutur Ibrahim Tompo

Namun yang pasti, Polda Jabar terus berupaya memenuhi harapan publik untuk mengungkap kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini secepatnya.

“Harapan publik dan komitmen awal masih kita pegang. Dan sama seperti harapan publik, kita berharap kasus ini bisa kita ungkap. Mohon dukungan teman-teman dan masyarakat. Apabila memang ada dukungan untuk data-data, informasi, kita sangat berharap dengan kondisi itu,” ujar Ibrahim Tompo lagi.

Untuk perkembangan penyebaran sketsa tersangka pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang, ia mengaku masih menunggu info perkembangannya lebih lanjut.

“Sketsa sudah kita sebarkan ke masyarakat, dan kita sebarkan juga ke jajaran Polda lain. Kita sedang menunggu perkembangan infonya. Dan ingat, tidak ada tersangka yang bisa tahan untuk bisa bersembunyi selama mungkin,” ujarnya mengakhiri.

Baca juga: Misteri Kasus Subang, Kemana Arah Sketsa, Selama DPO Kasus Terbongkar atau Menguap Begitu Saja

Kasus Subang tidak lazim

Sementara itu, Youtuber Fredy Sudaryanto melalui kanal Youtube Fredy Sudaryanto Sport, yang tayang pada 23 Januari 2022 mengatakan yang terjadi di kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini semacam tidak lazim daripada kebiasaan.

Alasannya, menurut kabar yang beredar di media massa, kejadian kasus Subang terjadi sekitar jam 12 malam hingga jam 6 pagi. Waktu selama 6 jam untuk sebuah kasus pembunuhan merupakan hal yang tidak lazim.

“Karena biasanya satu kejahatan pelaku akan berusaha mempercepat tindakannya dalam rangka untuk kabur dari pandangan masyarakat,” ujar Fredy.

Tapi sepertinya, lanjut dia, para pembunuh ibu dan anak di Subang ini menguasai lapangan dan mengetahui kondisi Tempat Kejadian Perkara atau TKP dengan baik.

“Para pelaku di kasus Subang ini, mereka seperti tenang-tenang saja. Menguasai lapangan, tahu di sana tidak akan ada orang yang masuk, tidak ada orag yang bakal melihat, dan tahu kapan orang keluar masuk,” kata Fredy menjelaskan.

Dengan keganjilan ini, lanjut dia, memunculkan pertanyaan siapa eksekutornya,dalang, atau orang-orang yang membantu di kasus Subang tersebut. Sehingga mereka sangat memahami betul kondisi sekitar TKP.

Baca juga: Kasus Subang Jelang Akhir Batas Waktu, Polda Jabar Terus Berpacu, Anjas Curhat Mulai Pusing dan Ragu

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com