SIANTAR, HETANEWS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada Februari 2022 akan melantik dokter Susanti Dewayani, S,Pa sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar.
Kota yang dikenal sebagai “Kota Toleran” dengan falsafah “Sapangambei Manoktok Hitei" dengan masyarakatnya yg heterogen akan memiliki Pemimpin baru hasil Pilkada serentak tahun 2020.

Penggiat Demokrasi dari Gerakan Kebajikan Pancasila, Syaiful Amin Lubis, ST menyampaikan sejumlah harapan untuk kepemimpinan Susanti Dewayani dalam membangun Kota Pematangsiantar lebih maju.

“Kita tentu sangat berharap dr. Susanti Dewayani sebagai Pemimpin kota Pematangsiantar yg baru bisa lebih jernih dan fokus dalam melihat permasalahan2 serta hambatan dan tantangan yg ada dikota Pematangsiantar  agar jalannya roda Pemerintahan & Pembangunan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Syaiful Amin Lubis, Rabu (26/01/2022).

Syaiful Amin Lubis tak lupa juga mengingatkan, visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih "Bangkit & Maju" sebagai janji politik kepada masyarakat harus direalisasikan selama masa kepemimpinannya.
Ada banyak hal tentunya dalam visi misi mereka, akan tetapi harus juga diperhitungkan mana skala prioritas yg utama yg harus dijalankan agar bisa lebih fokus dan maksimal yg nantinya akan dicapai.

“Pembangunan jangka pendek dan menengah" harus menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan disenyawakan dengan visi-misi yang disampaikan agar masyarakat kota ini bisa merasakan dampak pembangunan dan perubahan yg lebih baik itu, kata Syaiful Amin Lubis.

Disampaikan Syaiful Amin Lubis  yg juga Ketua Umum Jaringan Masyarakat Muslim Membangun (JM3), upaya merealisasikan visi-misi membangun Kota Pematangsiantar lebih baik, juga perlu didukung dengan tampilnya birokrasi yang baik pula.

“Birokrasi yang tata kelolanya baik, tentu berdampak besar terhadap pencapaian yang diharapkan sesuai visi-misi yang dijanjikan kepada masyarakat,” kata Syaiful Amin Lubis.

Selanjutnya, kata Syaiful Amin Lubis, melalui birokrasi yang baik, dan menghasilkan pembangunan yang lebih baik, akan mewujudkan  kesejahteraan bagi masyarakat Kota Pematangsiantar.

Beberapa perspektif tersebut, perlu mendapatkan perhatian dari Pemimpin baru Kota Pematangsiantar, sehingga keberadaan Susanti Dewayani dengan Jargon Bangkit dan Maju akan terwujud dan memiliki nilai lebih dengan arah pembangunan yang lebih jelas.

Mari bersama kita dukung dan doakan agar proses pergantian kepemimpinan dikota Pematangsiantar ini berjalan  dengan baik dan mulus, tutup Syaiful Amin Lubis.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi pada Februari 2022 akan melantik dokter Susanti Dewayani, S,Pa sebagai Wakil Wali Kota Pematangsiantar.
Kota yang dikenal sebagai “Kota Toleran” dengan falsafah “Sapangambei Manoktok Hitei" dengan masyarakatnya yg heterogen akan memiliki Pemimpin baru hasil Pilkada serentak tahun 2020.

Penggiat Demokrasi dari Gerakan Kebajikan Pancasila, Syaiful Amin Lubis, ST menyampaikan sejumlah harapan untuk kepemimpinan Susanti Dewayani dalam membangun Kota Pematangsiantar lebih maju.

“Kita tentu sangat berharap dr. Susanti Dewayani sebagai Pemimpin kota Pematangsiantar yg baru bisa lebih jernih dan fokus dalam melihat permasalahan2 serta hambatan dan tantangan yg ada dikota Pematangsiantar  agar jalannya roda Pemerintahan & Pembangunan bisa jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Syaiful Amin Lubis, Rabu (26/01/2022).

Syaiful Amin Lubis tak lupa juga mengingatkan, visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih "Bangkit & Maju" sebagai janji politik kepada masyarakat harus direalisasikan selama masa kepemimpinannya.
Ada banyak hal tentunya dalam visi misi mereka, akan tetapi harus juga diperhitungkan mana skala prioritas yg utama yg harus dijalankan agar bisa lebih fokus dan maksimal yg nantinya akan dicapai.

“Pembangunan jangka pendek dan menengah" harus menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan disenyawakan dengan visi-misi yang disampaikan agar masyarakat kota ini bisa merasakan dampak pembangunan dan perubahan yg lebih baik itu, kata Syaiful Amin Lubis.

Disampaikan Syaiful Amin Lubis  yg juga Ketua Umum Jaringan Masyarakat Muslim Membangun (JM3), upaya merealisasikan visi-misi membangun Kota Pematangsiantar lebih baik, juga perlu didukung dengan tampilnya birokrasi yang baik pula.

“Birokrasi yang tata kelolanya baik, tentu berdampak besar terhadap pencapaian yang diharapkan sesuai visi-misi yang dijanjikan kepada masyarakat,” kata Syaiful Amin Lubis.

Selanjutnya, kata Syaiful Amin Lubis, melalui birokrasi yang baik, dan menghasilkan pembangunan yang lebih baik, akan mewujudkan  kesejahteraan bagi masyarakat Kota Pematangsiantar.

Beberapa perspektif tersebut, perlu mendapatkan perhatian dari Pemimpin baru Kota Pematangsiantar, sehingga keberadaan Susanti Dewayani dengan Jargon Bangkit dan Maju akan terwujud dan memiliki nilai lebih dengan arah pembangunan yang lebih jelas.

Mari bersama kita dukung dan doakan agar proses pergantian kepemimpinan dikota Pematangsiantar ini berjalan  dengan baik dan mulus, tutup Syaiful Amin Lubis.