TOBA, HETANEWS.com - Direktur utama BPODT Jimmy Bernardo Panjaitan menilai pemerintah daerah perlu mempertimbangkan mata pelajaran pariwisata masuk dalam kurikulum sekolah.

Menurut Jimmy, melalui pelajaran muatan lokal tersebut dapat membentuk mindset dan SDM sejak usia dini, khususnya warga yang berdomisili di kawasan Danau Toba.

"Demi merubah mindset masyarakat sejak dini tentang artinya pariwisata, kami butuh dukungan premier dari pemerintah Kabupaten dan provinsi melalui Dinas Pendidikan agar dijadikan pariwisata sebagai salah satu pelajaran muatan lokal di sekolah,” kata Jimmy saat temu pers di Hotel Labersa, Kamis (20/1/2022).

“Sehingga siswa, murid mengerti basic hospitality tentang kenyamanan, keamanan dan kebersihan di daerah wisata terutama Danau Toba," kata Jimmy menjelaskan.

Dirinya pun pernah menyampaikan hal itu secara langsung kepada Kepala Daerah. Namun menurut Jimmy, saat mereka koordinasi rencana itu sejauh ini tidak ada tindak lanjut.

Masih kata Jimmy, mengubah pola pikir masyarakat harus dimulai sejak dini, baik sikap dan kesadaran masyarakat di kawasan pariwisata akan keamanan dan kebersihan lingkungan.

"Keamanan dan kebersihanlah yang utama dalam kepariwisataan. Sedangkan keramahan merupakan bonus karena berkaitan dengan karakter dan kearifan lokal,"ujar Jimmy.

Baca juga: BPODT Susun Program 2022, Simak Penjelasannya