TOBA, HETANEWS.com - BPODT menggelar temu pers sekaligus memaparkan pencapaian yang telah dilakukan sejak 2017 sampai 2021.

Dirut BPODT Jimmy Bernardo Panjaitan mengemukakan, BPODT telah melakukan beberapa pencapaian dalam hal pembangunan dan pengembangan Danau Toba.

Hal itu sesuai dengan visi dan misi BPODT dalam rangka menjadikan kawasan pariwisata yang maju, berdaya saing, berkelanjutan serta mengedepankan kearifan lokal.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2017 sampai 2021 BPODT selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk kawasan Danau Toba khususnya dari segi kepariwisataan.

“Dalam hal penunjang destinasi BPODT telah membangun beberapa Homestay di desa wisata, pembangunan dan perbaikan jalan menuju kawasan BPODT,” katanya di ruang rapat Hotel Labersa, Kabupaten Toba, Kamis (20/1/2022)

“Kemudian akses jalan menuju Lahan BPODT, menyelesaikan izin AMDAL, membuka destinasi wisata baru The Kaldera,” katanya menambahkan.

Selain itu BPODT telah melakukan pembangunan penginapan Bobo Cabin dengan PT Bobobox dan berhasil mendapatkan tender investasi pembangunan hotel oleh PT Labersa Group akhir tahun 2021.

Dari aspek bisnis dan pemasaran pariwisata, BPODT telah melakukan promosi dan pemasaran wisata, misalnya menginisiasi pembukaan rute penerbangan Kuala Lumpur-Danau Toba.

“Pameran promosi pariwisata di dalam maupun luar negeri,” ucapnya.

Pada Kesempatan ini Jimmy Panjaitan juga mengajak media untuk bersinergi agar masyarakat mengetahui perkembangan kepariwisataan di kawasan Danau Toba.

Kata Jimmy, BPODT hadir sebagai fasilitator percepatan pembangunan serta pengembangan kawasan destinasi pariwisata super prioritas Danau Toba.

Dengan demikian dibutuhkan sinergitas dengan semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat di kawasan Danau Toba.

Baca juga: BPODT Ajak Media Bersinergi Salurkan Informasi Kepariwisataan