SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Terkait peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas Kelas IIA yang terletak di Jalan Permasyarakatan, Kecamatan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun.

Diduga pegawai Lapas Kelas IIA Pematang Raya tutup mata dengan adanya peredaran narkoba dari dalam lapas yang dikendalikan narapidana (Napi) berinisial RT dan juga ED sebagai tangan kanan dari RT.

Masyarakat sekitar yang berada di Pematang Raya, kepada awak media ini mengatakan, sangat menyangkan jika Lapas dijadikan tempat peredaran narkoba apalagi dikendalikan oleh napi.

"Seharusnya lapas itu tempat dimana para napi menebus dosanya, karena telah melakukan kesalahan. Tapi ini malah dijadikan tempat peredaran narkoba, gimana mereka mau taubat, kalau kelakuannya seperti itu," terang masyarakat yang tidak ingin identitasnya di sembunyikan, Rabu (19/1/2022).

Dirinya, memang sempat mendengar dari napi yang baru keluar dari Lapas Kelas IIA Pematang Raya, dan memang ada permainan narkoba dari dalam lapas.

Saat disinggung apa pandangan pria berbadan kurus itu terkait lapas yang dijadikan tempat peredaran narkoba. Dirinya mengungkapkan jika ada pegawai Lapas dan juga Kalapasnya tutup mata dengan adanya peredaran narkoba dalam lapas, agar segera dicopot dari jabatannya.

"Kalau Kalapas dan juga pegawai lapasnya terlibat ya harus dicopot lah. Untuk apa mereka dipekerjakan disana (Lapas) tapi napi tetap bisa bebas menjalankan bisnis haramnya. Kalau tidak napi yang menjual narkoba itu dipindah saja," tutupnya.