MEDAN, HETANEWS.com - Pelaku pencurian sepeda motor milik korban, Haryo Subeno di Jalan AR Hakim Kecamatan Medan Area Kota Medan tepatnya di Alam Hotel Medan diringkus polisi.

Diketahui, tersangka berjumlah 2 orang yakni, E alias Kendi warga Jalan AR Hakim Gang Sukmawati, dan WR alias Wiranda warga Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Philip Purba mengatakan, tersangka atas nama WR ternyata merupakan seorang satpam hotel tersebut dan sudah bekerjasama dengan para pelaku.

"Tersangka WR, merupakan teman dari tersangka Andi Tembong yang saat ini masih dalam pengejaran kami," ujarnya, Selasa (18/1/2022).

Tersangka WR satpam hotel yang ikut bekerjasama dengan para pelaku pencuri sepeda motor (istimewa)

Adapun kerjasama yang dilakukan oleh tersangka WR, adalah pura - pura tidak mengetahui bahwasanya sedang terjadi pencurian.

"Tersangka WR pura-pura tidak mengetahuinya ketika para tersangka melancarkan aksinya," terangnya.

Tersangka Kendi dan rekannya Andi Tembong sudah merencanakan pencurian tersebut. Mereka sepakat untuk mencurinya pada waktu menjelang subuh. Sembari menunggu pagi, para tersangka bermain warnet yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 4 pagi, kedua tersangka mendatangi lokasi dan suasana saat itu sedang sepi. Lalu tersangka Andi Tembong masuk kedepan Hotel Alam dan mendorong paksa sepeda motor yang di kunci stang. Setelah berhasil dibuka, keduanya mendorong sepeda motor tersebut dan membawanya kabur," bebernya.

Setelah mendapatkan barang curian, keduanya kemudian menjual sepeda motor tersebut dan memberikan uang kepada tersangka WR yang tak lain adalah satpam hotel tersebut sebesar Rp 250 ribu.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan ke Polsek Medan Area dengan nomor LP / 30 / XII / 2021 / SPKT / Polsek Medan Area/ tanggal 18 Desember 2021.

Petugas kemudian mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka Sukendi sedang berada di warnet, tempat dirinya bersama tersangka Andi Tembong merancanakan aksinya.

"Ketika dilakukan penangkapan, tersangka sempat berupaya melarikan diri dan langsung dilakukan tindakan tegas terukur," ungkapnya.

Selain itu, petugas juga mengamankan tersangka WR. Keduanya pun mengakui perbuatannya tersebut.

"Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat (2) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun," tandasnya.

Sumber: tribunnews.com