HETANEWS.com - Siapa pelaku pembunuh Amelia Mustika Ratu alias Amel dan Tuti Suhartini di kasus pembunuh ibu dan anak di  Subang Jawa Barat masih belum terungkap.

Para pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang berhasil menghilangkan jejak saat membunuh Amel dan Ibu Tuti di Jalancagak Subang.

Sudah lima bulan kasus pembunuh ibu dan anak di Subang terjadi, namun Polisi masih kesulitan dalam mengumpulkan alat bukti untuk menjerat para pelaku.

Setelah berhasil membunuh Ibu Tuti dan Amel para pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang memandikan kedua jenazah untuk menghilangkan sidik jari.

Para pelaku juga membersihkan semua jejak sidik jari di lokasi kejadian termasuk di tempat jasad Tuti dan Amel di simpan di bagasi mobil Alphard.

Sejak kasus pembunuh ibu dan anak di Subang terjadi, polisi sudah memeriksa 69 saksi baik yang dilakukan tim penyidik di polres Subang atau pun di Polda Jabar.

Akhir Desember 2021 lalu, Polda Jabar merilis sketsa wajah terduga pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang. Hanya saja sketsa wajah yang disebar masih sari samping dan belakang.

Polda Jabar masih belum mengeluarkan sketsa wajah terduga pembunuh ibu dan anak di Subang dari arah depan untuk memudahkan dalam mengenali siapa pelaku pembunuh Tuti dan Amel di Subang.

Banyak analisa yang menyebutkan jika pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang seseorang yang dikenal dan memiliki rasa sayang kepada Amel.

Itu bisa dilihat dari cara memandikan jenazah Amel sebelum ditumpuk di bagasi mobil Alphard hitam dengan ibunya Tuti. Jasad Amel jauh lebih bersih dibandingkan jasad ibunya Tuti.

Lantas muncul prediksi sketsa wajah terduga pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dikaitkan atau mirip dengan Diki yang merupakan kekasih Amel.

Bahkan Diki yang sudah menjalin hubungan asmara dengan Amel selama 4 tahun itu merupakan orang yang menjalin komunikasi di detik detik akhir Amel sebelum dieksekusi.

Anjas Asmara, Dosen di Chulalongkorn University Bangkok Thailand melakukan analisa soal Diki melalui video YouTube yang berjudul PROGRES DPO TSK SUBANG!! KEBETULAN LUKA DI LOKASI KEJADIAN?? yang tayang Senin 17 Desember 2022.

Kata Anjas Diki pacar Amel yang salah satu sosok banyak disebut mirip dengan sketsa wajah yang sudah dirilis Polda Jabar akhir 2021 lalu. Diki ini adalah orang yang terakhir berkomunikasi dengan Amel dan hal ini sudah diungkap di berbagai media massa.

Diki sebelum kejadian pembunuh ibu dan anak di Subang terjadi, masih melakukan komunikasi dengan Amel yakni pada pukul 22.47 WIB.

Saat itu Diki menanyakan kabar Amel dan juga bertanya sedang apa kepada Amel. Kemudian Amel saat itu menjawab sedang main game.

Hanya saja kata Anjas meskipun Diki orang terkahir yang berkomunikasi dengan Amel tetapi belum ditemukan jejak yang mengarah kepada Diki.

Meskipun Diki pacar Amel kata Anjas, tetapi tidak ditemukan DNA sidik jari atau pun jejak lain yang mengarah kepada Diki.

"Detik detik sebelum terjadinya eksekusi, Diki adalah orang yang terkahir berbicara dengan almarhumah Amel," kata Anjas.

Namun yang harus diingat, di lokasi kejadian  sudah dibersihkan oleh para pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang. Tetapi sebersih bersihnya para pelaku membersihkan jejak tapi pasti ada keteledoran nya.

Jadi kata Anjas kalau 22.47 WIB Amel masih melakukan komunikasi, maka eksekusi pertama dilakukan para pelaku sekitar pukul 02.00 WIB dan eksekusi kedua berselang tiga sampai 5 jam.

Hanya saja keyakinan Anjas tidak demikian, karena hasil Autopsi ke dua yang dilakukan tim penyidik belum diumumkan tim penyidik seperti hasil autopsi yang pertama.

Meskipun berbeda jam kematian antara Ibu Tuti dan Amel seperti yang dijelaskan dalam hasil autopsi pertama selisihnya 3 sampai 5 jam tetapi, waktu eksekusi Ibu Tuti dan Amel dilakukan dalam waktu yang tidak jauh berbeda.

Dalam video terbaru tersebut Anjas mencoba menjelaskan apakah sketsa wajah yang dirilis Polda Jabar ada kemiripan dengan Diki, secara kasat mata ternyata tidak mirip.

Karena, ketika melihat hidung pelaku pembunuh ibu dan Anak di Subang yang dirilis Polda Jabar itu lebih besar di banding hidung Diki.

Kemudian kata Anjas, pipi Diki meskipun memiliki wajah oval sama dengan sketsa terduga pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang tetapi kondisinya lebih cabi.

Sedangkan di sketsa wajah terduga pelaku pembunuh di kasus Subang pipinya lebih kurus beda dengan pipi Diki kekasih Amel.

Tidak mudah memang mencari siapa pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang karena para pelaku tidak banyak meninggalkan jejak. Sampai saat ini polisi belum menemukan alat bukti yang lengkap untuk menentukan siapa pelakunya.

Polisi meminta bantuan masyarakat untuk ikut mencari siapa pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang dengan menyebarkan sketsa wajah terduga pelakunya.

Sementara itu kasus pembunuh ibu dan anak di Subang menewaskan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu alias Amel (23).

Jasad Tuti (ibu) dan Amel (anak) ditemukan sudah tak bernyawa di dalam bagasi mobil Toyota Alphard milik korban yang diparkir di halaman rumahnya di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalancagak. Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu 18 Agustus 2021.

Yosef yang belakangan ini disebut netizen sebagai Yosef Subang, suami dari Tuti sekaligus ayah Amel orang yang pertama kali curiga. Pagi itu Yosef datang ke rumah korban setelah menginap di rumah istri mudanya Mimin.

Yosef saat itu mendapati rumah berantakan dan penghuni rumah Tuti dan Amel tidak ditemukan. Lalu Yosef Subang bergegas menuju kantor polisi untuk melapor.

Tak lama kemudian, polisi menemukan mayat kedua korban di dalam bagasi mobil Alphard dengan keadaan bertumpuk. Polisi memastikan jika korban Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu alias Amel meninggal dunia karena korban pembunuhan.

Baca juga: Jejak-jejak di Kasus Subang, Antara Kecurigaan Pacar Amel dan Penyebab Luka yang Dialami Danu

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com