MEDAN, HETANEWS.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengatakan 31 dari 33 kabupaten/kota di Sumut sudah bisa melaksanakan vaksinasi penguat atau booster.

Penambahan wilayah tersebut setelah 31 daerah tersebut sudah memenuhi sejumlah persyaratan terkait pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga tersebut.

"Karena sudah memenuhi kriteria, maka sesuai aturan dilakukan vaksinasi penguat. Saat ini prosesnya sedang disiapkan agar pelaksanaannya bersama TNI/Polri berjalan lancar," kata Edy, Minggu (16/1/2022).

Edy menuturkan dua wilayah yang belum mendapatkan izin untuk proses vaksinasi booster yakni Padangsidimpuan dan Kabupaten Padanglawas. Dia mengatakan capaian minimal 70 persen sudah divaksinasi dosis I dan vaksinasi lanjut usia minimal 60 persen.

Sementara itu, terkait jenis vaksinasi booster, Edy mengatakan belum bisa memastikan merek apa yang akan diberikan. Namun demikian, dia menegaskan jenis vaksin yang disiapkan bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok.

"Tidak ada pilihan khusus atau tertentu karena pada intinya, semua vaksin digunakan untuk mencegah penularan Covid-19," katanya.

Sementara itu, Edya bersama dengan keluarga sudah mendapatkan vaksinasi booster jenis Moderna. Sementara dua vaksin sebelumnya dia menerima jenis Sinovac.

"Masyarakat diminta ikut vaksinasi penguat untuk kepentingan bersama menekan penyebaran Covid-19 khususnya varian baru omicron," katanya.

Edy mengatakan selain akan melakukan vaksinasi penguat secara gratis, Pemprov Sumut akan menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Sebanyak 19 kabupaten/kota di Sumut, katanya, sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi untuk anak-anak.

"Meski kasus COVID-19 cenderung stabil rendah, tetap harus diwaspadai karena bisa saja kembali melonjak," katanya.

Sumber: inews.id