SERGAI, HETANEWS.com - Beredar viral di media sosial video seorang ibu tolak menerima paket pembelian barang dengan sistem Cash On Delivery (COD).

Informasi yang diperoleh, lokasi kejadian di video viral tersebut diketahui di Karang Tengah, Kecamatan Serba Jadi, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara.

Untuk waktu kejadian dan nama ibu serta kurir tidak diketahui. Tetapi video sudah beredar viral sejak, Kamis (13/1/2022).

Dari video viral yang berdurasi 2 menit 30 detik tersebut, terdengar bahwa barang yang dipesan melalui aplikasi Facebook oleh ibu tersebut, tidak sesuai dengan pesanannya. Sehingga membuat dirinya tak mau membayar kepada jasa kurir yang mengantar.

"Jadi kayak mana bu, ibu gak mau bayar," ujar seorang pria yang diketahui seorang kurir pengantar pesanan.

Mendengar perkataan kurir, ibu tersebut mengatakan bahwa dirinya sedang menghubungi akun online shop di Facebook, karena pesanannya tak sesuai.

"Ini ku chating enggak di balasnya," ujar ibu.

"Loh jadi ini saya yang ganti pakaiannya? Jadi ibu gak mau bayar? ," ujar Kurir.

"Gak mau aku," sambut ibu.

Lanjut kurir, jika pemesanan tak sesuai, ia meminta ibu tersebut jangan mengoyak kemasannya.

"Aku gak mau bayar, gak cocok kok harganya," ujar ibu.

"Jadi kenapa ibu buka kemasannya," ujar kurir.

Merasa tak bersalah, ibu tersebut mengatakan ingin mengetahui barang yang dipesannya terlebih dahulu, baru setelah itu membayarnya.

"Namanya aku mau tau barangnya, kok langsung bayar aja," ujar Ibu.

"Namanya COD ya gitu ibu.Jadi ini ibu gak mau bayar ya bu? Gak bisa kayak gitu lah bu," ujar kurir.

"Gak mau aku bayar orang gak cocok kok gak sesuai barangnya," sambut ibu.Kurir pengantar pesanan menegaskan, jika ibu yang viral tersebut, memesan baju kaos dari Facebook.

"Anak ku kan nanya dari sini (aplikasi), dibilang penjualnya tiga baju Rp 100 ribu dan ongkirnya Rp 15 ribu. Tapi ini yang nyampai satu baju, dan harganya Rp 100 ribu," ujar ibu.

'Harusnya ibu nanyak dulu sama saya, bang isinya berapa, kan bisa saya bacakan," saut Kurir.

Kurir pun meminta keringanan ke ibu tersebut, jika kemesan yang dikoyak diminta untuk memperbaikinya.

"Udah gini aja bu, sekarang ibu lakban seperti semula, biar saya pergi," ujar kurir.

"Brapa sih ini harga pelastiknya? banyak bahan kalian di sana itu. Gak ada lakban ku di sini," saut ibu.

"Bukan masalah pelastiknya bu, denda dari koyakan barangnya bu, udah ibu lakban kan ajalah," sambung kurir.

Kurir terus meminta pertanggungjawaban dari ibu yang berada viral.

"Jadi kayak mana, ibu gak mau bertanggung jawab, kan ibu yang koyak," ujar kurir.

"Gak ada lakban ku di sini. Kalau ini sesuai pasti ku bayar," saut lagi ibu.

Kurir pengantar pesanan barang kembali menegaskan, dirinya hanya sebagai tugas pengantar barang.

"Kan ini pesanan ibu, saya cuma ngantar bu saya mana tau," ujar kurir.

"Kau carikan lakban, biar aku yang ngelakban," ujar ibu.

Merasa resah, ibu tersebut pun mengusir kurir pengantar pesanan itu, dan masuk ke dalam rumah.

"Udah kau gak usah banyak cerita di rumah orang, ribut-ribut kau," ujar ibu.

Sumber: tribunnews.com