SIANTAR, HETANEWS.com - Roli Depita boru Simamora (37) warga jalan Kolam Renang Kelurahan Gundaling Kecamatan Berastagi dihukum 4,6 tahun denda Rp.800 juta subsider 3 bulan penjara. 

Putusan hakim Afrizal Hady, Rahmat Hasibuan dan Irma Nasution yang dibacakan dalam persidangan, Kamis (14/1) lebih ringan dari tuntutan Jaksa.

Sebelumnya, terdakwa dituntut 5 tahun denda Rp.800 juta subsider 6 bulan penjara. Hakim dan jaksa sepakat menyatakan terdakwa bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang kepemilikan narkotika.

Terdakwa ditangkap di rumah kontrakannya di jalan Murai Kelurahan Sipinggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat pada Sabtu, 17 Juli 2021 sekira pukul 20.00 wib. Saat ditangkap, terdakwa membuang 8 paket sabu yang dibungkus kertas tissu di balik pintu kamar.

Saksi polisi yang melakukan penggerebekan Alex Ari Sidabutar dkk sebelumnya telah mendapatkan informasi. Selain 8 paket sabu, pipet dan kaca pirex juga disita uang Rp.100 ribu.

Barang bukti 8 paket sabu yang disita dari terdakwa diakui dititipi temannya bernama Dina (DPO). Terdakwa mengakui Dina datang ke rumah kontrakannya dan menitipkan sabu, yang rencananya akan diambil lagi. Sebagai bayarannya, terdakwa diberi sepaket sabu gratis untuk dipakai.

Atas putusan hakim tersebut, terdakwa menyatakan terima. Kuasa hukum terdakwa Erwin Purba SH MH membenarkan jika kliennya menyatakan menerima putusan hakim tersebut.

"Benar, terdakwa menyatakan terima dan tidak mengajukan banding," kata Erwin ketika ditanya hetanews, Jumat (15/1/2022) di ruang Posbakum PN Siantar.