SIANTAR, hetanews.com - Dalam kata sambutan Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani M.th di perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kantor Pusat HKI, Jalan Melanthon Siregar, Kamis (13/01/2022) ada yang unik dalam kata sambutan ephorus HKI, dia menyebutkan sejak dia kecil Kota Siantar tidak ada perubahaan untuk itu dia menantang Kota Siantar untuk melakukan pembangunan seperti dia mencenangkan pembangunan Kantor HKI yang akan dimulai di Bulan Februari.

Diawal kata Sambutannya Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani M.th menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tamu undangan yang hadir dalam perayaan tersebut, diapun mengharapkan agar Pemerintah setempat seperti Humbahas, Samosir, Taput, Toba, dan Simalungun agar semakin meningkatkan kesejahtaraan masyarakatnya.

"Sudah sangat berkambang dan kita harapkan agar kedepan semakin baik lagi,"ucapnya.

Namun saat mengutarakan tentang Kota Siantar, Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani M.th menyebutkan jika sejak ia tinggal Kota Siantar belum terlihat perkembangannya, sehingga dia menantang Kota Siantar agar meningkatkan pembangunannya seperti saat ini dia akan mencanangkan pembangunan Kantor Pusat HKI.

"Kota Siantar ini sejak saya tinggal di sini sudah 40 Tahun lah kurang lebih, begini-begini saja Kota Siantar ini, tidak ada pembangunan yang signifikan, untuk itu saya harapkan nantinya Kota Siantar semakin berkembang, apa lagi nantikan pergantian Walikota, seperti sekarang, saya akan canangkan pembangunan Kantor Pusat HKI dan saya rencanakan nanti akan dilakukan dibulan Februari,"ucapnya.

Secara langsung kepada wartawan Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani menyebutkan jika perayaan kali ini adalah perayaan yang sangat spesial, sebab inilah perayaan Natal dan Tahun Baru terkahir di Kantor Pusat yang lama, sebab pembangunan Kantor Pusat HKI direncanakan akan dimulai sejak bulan Februari.

"Sebenarnya Perayaan ini sangat spesial ini, kenapa kita katakan sangat spesial kita berharap bulan Februari ini sudah dirobohkan gedung ini, jadi gedung kita ini kita harapkan sudah menjadi baru, jadi perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 kita harapkan ada tempat yang baru dan suasana yang baru,"katanya.

Ditanya berapa lama kira-kira dibutuhkan waktu untuk pembangunan tersebut, Ephorus HKI menyebutkan direncanakan akan memakan waktu selama 1 Tahun.

"Lebih sepesifik sebenarnya panitia, tapi kita rencanakan akan memakan waktu selama 1 Tahun dan kita perkirakan menelan biaya mencapai 5 sampai 6 Miliar,"ucapnya.

Tak lupa Ephorus HKI memberikan himbauan agar sesama umat beragama bersama-sama bergandengan tangan dalam memajukan Bangsa dan Negara Indonesia.

"Yang pasti antar sesama umat kristen mari kita bersama-sama berdoa dan membantu pelayanan masing-masing dibidang-bidang, dan dengan antar umat agama berbeda kita bisa saling mengunjungi dan saling membantu dalam pembangunan rumah ibadah, serta bersama-sama bergandengan tangan untuk membangun Negri ini,"himbaunya.