SIANTAR, hetanews.com - Dalam perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di Kantor Pusat Gereja HKI, Jalan Melanthon Siregar, yang dilakukan hari ini, Kamis (13/01/2022) Ephorus HKI bersama Sekjen HKI mencanangkan aturan baru di HKI dimana lingkungan HKI Bebas Asap Rokok.

Aturan ini langsung disampaikan oleh Sekjen HKI Pdt Hotman Hutasoit M.th dia menyebutkan dengan berbagai pertimbangan dan mengikuti aturan pemerintah, akhirnya Gereja HKI mencangkan aturan Bebas Asap Rokok dilingkungan HKI.

"pertama seperti surat Paulus dalam 1 Korintus 10:23 yang tertulis "Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu berguna. ”Segala sesuatu diperbolehkan.” Benar, tetapi bukan segala sesuatu membangun, yang artinya jika hal yang tidak berguna tidak perlu dilakukan, kemudian dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, serta mempertimbangkan tentang kesehatan, maka kami memutuskan lingkungan HKI Bebas Asap Rokok,"sebutnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ephorus HKI Pdt Firman Sibarani M.th, dia menyebutkan aturan tersebut diberlakukan sejak hari ini.

"Jadi mulai hari ini, tidak boleh ada yang merokok lagi dilingkungan HKI, siapapun itu,"sebutnya dengan tegas.

Secara langsung kepada wartawan Sekjen HKI Pdt Hotman Hutasoit menyebutkan jika Gereja HKI ingin menjaga lingkungan dan hidup yang sehat bagi masyarakat.

Sesungguhnya Gereja itu bagian dari Masyarakat dan mitra dari pemerintah, pemerintah sudah mencanangkan bahwa hidup sehat bersama masyarakat, sebenarnya apa yang dikatakan pemerintah Alkitab sudah terlebih dahulu mengatakannya, bahwa dalam setiap tindakan kita harus kita ukur, ada tidak gunanya,"katanya

"Kalau tidak ada gunanya ngapain kita lakukan, kok untuk hal-hal yang sia-sia gitu, kita tidak memaksa untuk tidak merokok tapi, ada lingkungan-lingkungan tertentu harus dijaga supaya tidak merokok disitu,"lanjutnya.

Ditanya apakah ada Sanksi bagi yang melanggar aturan tersebut, Pdt Hotman Hutasoit menyebutkan Gereja hanya ingin menjadi Garda terdepan dalam mewujudkan hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat.

"Jadi kami tidak anti rokok, tapi kita mendukung program pemerintah hidup sehat, Gereja harus jadi garda tedepan untuk mewujudkan bagaiman hidup sehat, dan menciptakan lingkungan yang sehat,"ucapnya

"jadi kita tidak membuat sanksi, kita hanya ingin kita menjadi Gereja yang benar, Gereja yang menjadi sumber berkat, dan mewujudkan kesejahteraan dan kesehatan untuk masyarakat,"tutupnya