SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Sidang kasus pembunuhan Mara Salem Harahap alias Marsal mulai sepi dari liputan awak media.

Hal itu terlihat saat sidang agenda mendengarkan nota pembelaan atau pledoi yang dibacakan kedua pengacara terdakwa yang digelar di PN Simalungun, Kamis (14/1/2022).

Tak seperti biasanya, proses persidangan selalu ramai dihadiri awak wartawan dan rekan almarhum Marsal.

Sebagaimana diketahui, Marsal merupakan seorang pemilik media online Lassernewstoday.com yang berbasis di wilayah Siantar-Simalungun.

Dibanding hari ini, persidangan sebelumnya yakni agenda pembacaan tuntutan hukuman, awak wartawan dari berbagai media baik televisi, online dan media cetak hadir meliput persidangan.

Baca juga: Pengacara Minta Pelaku Pembunuhan Dibebaskan Dari Dakwaan Ke-1 Primer Dan Arahkan Hakim Ke Pasal Penganiayaan

Sementara saat sidang perdana, selain awak media, pengunjung juga terlihat memenuhi ruangan melihat proses persidangan.

"Sepi ya, biasanya banyak wartawan yang datang. Apa karena hanya pledoi saja," ungkap Budi Darma kepada Hetanews usai persidangan itu.

Marsal tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit pasca ditembak di bagian paha kiri atas saat berada dalam mobilnya. Sekitar 300 meter dari rumahnya di Nagori Karang Anyer Simalungun, Sabtu 19 Juni 2021.

Tak lain pelakunya adalah pemilik, humas dan juga pengawas KTV Ferrari. Usaha kelab malam dengan live musik di jalan SM Raja Siantar, yang melibatkan oknum TNI AS (meninggal dunia) saat proses penyelidikan. 

Sudjito alias Gito, yang pernah mencalonkan diri sebagai Walikota berencana membedil Marsal. Motifnya karena merasa terusik dengan pemberitaan Marsal yang membuat usahanya terancam ditutup.

Gito lalu memerintahkan AS dan Yudi Fernando menyusun strategi hingga korban berhasil ditembak dan tewas.

Peristiwa tersebut menjadi atensi dan perhatian publik, hingga akhirnya dua pelaku Gito dan Yudi dituntut hukuman seumur hidup oleh JPU.

Persidangan dipimpin hakim ketua Vera Yetti Magdalena SH MH yang juga sebagai Ketua Pengadilan Negeri Simalungun dibantu panitera Robin Nainggolan.

Baca juga: Ini Kata Jaksa Terkait Tuntutan Seumur Hidup Pelaku Pembunuhan Wartawan