SIANTAR, HETANEWS.com - Pemerintah menyalurkan vaksin booster ke sejumlah daerah mulai 12 Januari 2022 kemarin. 

Namun penyelenggaraan vaksin booster di Kota Siantar sampai saat ini belum dilangsungkan.

Sekretaris Satgas Covid 19 Pemko Siantar, Sofian Purba belum memastikan jadwal pelaksanaan vaksin booster. 

Menurut dia, pelaksanaan vaksin harus dilakukan dengan balance, termasuk vaksinasi pertama, kedua dan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun.

Ia memperkirakan, sasaran vaksin booster nantinya adalah Lansia dan masyarakat rentan yang lebih diutamakan kemudian pelayan publik. 

“Kalau untuk target vaksin booster kita belum. Fokus ke vaksin kedua dan vaksin anak,” kata Sofian kepada wartawan ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/1/2021).

Masih kata, Plt Kepala BPBD ini, adapun penerima vaksin booster kemungkinan warga yang telah divaksin kedua dengan rentan waktu 6 bulan. 

“Minimal 6 bulan setelah vaksin kedua bisa [divaksin] booster,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Vaksin booster adalah penyuntikan vaksin dosis ketiga bagi warga penerima vaksin dosis pertama dan kedua. 

Vaksin yang digunakan juga berbeda dengan vaksin yang telah disuntikan sebelumnya.

Ada lima jenis vaksin Covid-19 dalam proses registrasi untuk booster. 

Kelima vaksin tersebut adalah Pfizer, AstraZeneca, Coronavac/Vaksin PT Bio Farma, Zifivax, dan Sinopharm. 

Sementara vaksin dosis pertama dan kedua yaitu Vaksin Sinovac, Pfizer, dan Astrazeneca

Booster jadi salah satu rekomendasi ahli untuk perlindungan terhadap virus covid 19. Apalagi, di tengah munculnya varian-varian baru seperti B.1.1.529 atau varian Omicron.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Vaksin Booster, Siantar Masih Fokus Vaksinasi Anak