SIMALUNGUN, HETANEWS.com - Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga buka suara soal foto istri Bupati, Ratnawati Sidabutar, menyematkan tanda pangkat saat pelantikan pejabat eselon II,III dan IV pada 5 Januari 2022.

Dalam foto tersebut, Nyonya Ratnawati menyematkan tanda kepada seorang wanita berpakaian seragam serba putih dan memakai hijab. Ratnawati berdiri disamping suaminya, Radiapoh.

“Istri saya itu hanya mewakili atau membantu saja, menyematkan lencana pada Camat atau pejabat yang berjenis kelamin wanita atau perempuan,” kata Radiapoh ditemui di kantor Camat Pane, Rabu (12/1/2022).

Radiapoh menyebut pemberitaan miring yang mengait-ngaitkan istri Bupati Simalungun dalam pelantikan sama sekali tidak benar.

“Jadi tidak benar itu terkait berita yang menyebutkan bahwa  istri saya melantik ASN sebagai pejabat pemerintahan Pemkab Simalungun,” ucapnya.

“Sebab kalau pada saat pelaksanaan penyelamatan saya lakukan tanpa saya pilah yakni pejabat laki-laki atau perempuan, bisa - bisa lebih  buruk lagi tentang berita viralnya itu. Sebab tidak akan bisa terhindari setidaknya bakal kena sorotan lebih  miring lagi,” katanya menambahkan. 

Diberitakan sejumlah media, ASN menuding tindakan yang dilakukan istri Bupati mencoreng wibawa pemerintahan Simalungun.

Pasalnya, Bupati Radiapoh yang seharusnya berwenang memasangkan tanda jabatan pada pejabat yang dilantik pria maupun wanita. Bila Bupati enggan, tentu digantikan pejabat wanita yang berwenang. 

"Besar kemungkinan baru pertama di Indonesia ini, istri Bupati melantik dengan memasang tanda jabatan pejabat yang dilantik Bupati,” ujar seorang ASN bermarga Simamora dilansir dari PAB Indonesia.