Siantar, hetanews.com - Usai proses penelitian surat dukungan yang diserahkan Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Siantar dari jalur perseorangan (independen), maka selanjutnya akan divalidasi.

KPUD Siantar akan membawa syarat dukungan dari calon ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk divalidasi. "Tanggal 20 Juni akan kita bawa ke PPS untuk divalidasi. Caranya PPS akan mencocokan alamat kartu tanda penduduk (KTP) dengan orangnya langsung yaitu rumah ke rumah," sebut Ketua KPUD Siantar, Mangasi Purba, Rabu (17/6/2015).

Lanjut Mangasi, ketika ada sura yang sama diantara kedua calon perseorangan, maka PPS akan menanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan siapakah yang dipilih.

“Jika ada yang sama, nanti PPS akan menanyakan langsung siapa yang dipilih. Misalnya ada calon si A dan calon si B ternyata KTP nya ada di kedua – duanya, maka ditanya siapa yang dia pilih. Jika memilih si A, maka daftar dari si B akan di coret," jelas Mangasi lagi.

Setelah dijumlahkan keseluruhan data yang telah dicoret, menurut Mangasi, calon harus menganti dua kali lipat dari data yang telah dicoret. “Kan minimalnya suara 23.625 jiwa dan si A memiliki suara awal 25.000, tiba-tiba ketika divalidasi suaranya dicoret hingga 15.000 dan harus mengganti dua kali lipat," paparnya.

Untuk proses validasi, Mangasi mengatakan bahwa waktu yang diberikan kepada PPS adalah sebanyak 14 hari.