Siantar, Hetanews.com - Sudah 5 bulan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar tak memiliki pimpinan definitif. Sejak 11 Agustus 2021, pejabat lama Agustinus menjadi fungsional di Kejati memasuki masa pensiun, telah ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt). Sebagai pimpinan tertinggi di Kejari Pematangsiantar.

Plt yang ditunjuk RM Ari Prioagung SH MH yang juga menjabat sebagai Asisten Pengawasan (Aswas) di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kejaksaan Negeri Pematangsiantar.

Pantauan wartawan di Kejari Pematangsiantar, Rabu (12/1/2022) sejak tidak adanya pimpinan definitif sudah hampir 5 bulan, terkesan tidak efektif. Karena Plt.Kajari terpantau jarang masuk/datang ke Kantor Kejaksaan Negeri Pematangsiantar di jalan Sutomo No.1 tersebut.

Diduga sebagai Plt.Kajari Siantar dan juga sebagai Aswas Kejatisu mempunyai tanggungjawab/beban tugas yang sangat menyita waktu. Sehingga terlihat beberapa Kepala seksi (Kasi) di kantor tersebut harus membawa pekerjaan/berkas ke Kejatisu di Medan.

Penuntutan dan Berkas perkara Pidana Umum, terlihat sering ditunda. Terpantau media juga, jika Kasi Pidum harus membawa berkas ke Medan baik untuk ekspos perkara maupun untuk membuat rencana tuntutan (rentut). Pekerjaan seperti ini dinilai kurang efektif dan tidak memenuhi SOP penyelesaian perkara yang harus cepat dan efisien.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Pematangsiantar yang coba dikonfirmasi wartawan tak banyak berkomentar. Hanya saja ia membenarkan jika sudah 5 bulan dihunjuk Aswas Kejatisu sebagai PLT.Kajari Siantar. Beliau juga mengklaim jika semua pekerjaan dapat dikerjakan/dilaksanakan sesuai SOP.

"Benar sudah hampir 5 bulan Aswas dihunjuk sebagai PLT.Kajari Siantar, dan pelaksanaan tugas berlangsung baik," katanya.

Disinggung tentang adanya Kajari definitif di Siantar, ia belum bisa memastikan. Karena semua proses ada di Kejagung.